Sembuh 3, Pasien Positif Bertambah 5 di Jembrana

0
474
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana mengumumkan kesembuhan tiga (3) pasien positif Covid-19 dan tiga (3) pasien dengan status pelaku perjalanan. Mereka sebelumnya dirawat di ruang isolasi RSU Negara.

Balinetizen.com, Jembrana-

 

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana mengumumkan kesembuhan tiga (3) pasien positif Covid-19 dan tiga (3) pasien dengan status pelaku perjalanan. Mereka sebelumnya dirawat di ruang isolasi RSU Negara.

Disaat bersamaan juga diumumkan penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak lima (5) kasus. Penambahan lima (5) orang dengan kasus positif Covid-19 ini, empat (4) orang merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjalani karantina di hotel dan satu orang pelaku perjalanan.

Sedangkan tiga pasien sembuh itu merupakan warga PMI peserta karantina hotel asal Desa Berangbang, Kelurahan Gilimanuk dan Desa Mendoyo Dauh Tukad. Ketiganya dinyatakan sembuh setelah hasil swab dua kali berturut-turut yakni tanggal 5 dan 8 Juni 2020 hasilnya negatif.

Kesembuhan itu disampaikan langsung Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan didampingi direktur RSU Negara dr I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata, di halaman belakang RSU Negara, Kamis (11/6).

“Kita patut bersyukur atas kerja keras semua pihak kembali kita pulangkan pasien sembuh setelah sempat dirawat di RSU Negara” ujar Wabup Kembang.

Hari ini menurutnya, ada tiga (3) pasien positif Covid-19 dan tiga (3) orang pelaku perjalanan dibolehkan pulang setelah dinyatakan sembuh. Dengan demikian total pasien positif sembuh di Jembrana sebanyak 16 orang.

Menurutnya saat ini Jembrana masih paling rendah di Bali dari jumlah penambahan kasus. Hal ini tidak lepas dari peran masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan.

“Saya harap masyarakat dapat terus menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. Jangan anggap remeh dan selalu waspada, karena pandemi ini belum selesai” ungkapnya.

Kembang juga berharap agar pasien sembuh ini bisa diterima masyarakat. “Keluar dari sini (RSU Negara) mereka sudah dinyatakan sehat dan tidak ada virus lagi.
Jangan sampai ada stigma negatif apalagi mengucilkan. Mari saling menjaga” ucapnya.

Baca Juga :  Sekda Adi Arnawa Hadiri Perayaan HUT Ke-22 Desa Kutuh

Sementara itu Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana dr I Gusti Agung Putu Arisantha menambahkan bahwa hari ini ada penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 5 kasus.

Lima (5) penambahan itu lanjutnya, empat (4) orang merupakan warga Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjalani karantina hotel dan seorang pelaku perjalanan. Mereka dinyatakan positif Covid-19 dari hasil swab.

Adanya lima (5) penambahan itu menurutnya jumlah kumulatif pasien positif Covid-191 di Jembrana menjadi 24 orang dari semula 19 orang. Namun dari 24 kasus itu, 16 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh. Sehingga jumlah pasien yang masih dirawat di RSU Negara sebanyak 8 orang.

“Yang pelaku perjalanan itu dari Desa Banyubiru. Ia kita catatkan sebagai pasien perjalanan dalam negeri (PPDN). Awalnya ia reaktif rapid test. Kita tindaklanjuti dengan test swab, ternyata hasil lab RSUP Sanglah, hasilnya positif” jelasnya.

Arisantha mengatakan kasus PPDN positif ini merupakan yang pertama kalinya di Jembrana. Yang bersangkutan kemungkinan besar tertular di luar Bali karena tuntutan profesinya, yang mana ia memang sering keluar Bali.

Pihaknya juga sudah melakukan penelusuran kontak erat dengan pasien positif itu. Dari hasil tracking diketahui ada empat (4) orang kerabat dekat yang aktif melakukan kontak. “Terhadap keempat orang itu secepatnya akan kita ambil test swab” pungkasnya.

 

Pewarta : Komang Tole
Editor : Mahatma Tantra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here