Pengukuhan Bendesa Adat Mengenuanyar Desa Pengeragoan, Wabup Kembang Apresiasi Pemilihan Lewat Musyawarah Mufakat

0
549
Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menghadiri sekaligus (nyaksi) pengukuhan Bendesa Desa Adat Mengenuanyar, I Ketut Suarta masa bakti 2020-2025 di Pura Puseh dan Desa, Desa Adat Mengenuanyar, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Selasa (18/8).
Balinetizen.com,  Jembrana  –
Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menghadiri sekaligus (nyaksi) pengukuhan Bendesa Desa Adat Mengenuanyar, I Ketut Suarta masa bakti 2020-2025 di Pura Puseh dan Desa, Desa Adat Mengenuanyar, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Selasa (18/8).
Kegiatan pengukuhan Bendesa tersebut dlaksanakan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Turut hadir dalam acara pengukuhan tersebut Anggota DPRD Jembrana, Kepala Kementerian Agama Jembrana I Made Sudarmita, Ketua Majelis Desa Adat Kabupaten Jembrana I Nengah Subagia, PHDI Jembrana, Camat Pekutatan I Wayan Yudana, Prebekel Pengeragoan I Wayan Balik Kari serta seluruh tokoh dan masyarakat desa adat Mengenuanyar.
Wakil Bupati Jembrana dalam sambutannya menyampaikan selamat atas terpilihnya kembali I Ketut Suarta sebagai bendesa adat serta terima kasih kepada seluruh masyarakat desa adat Mengenuanyar yang sudah melaksanakan pemilihan bendesa adat dengan mengedepankan musyawarah/mufakat bukan melalui votting, hal tersebut sebagai wujud kedewasaan dalam berdemokrasi.
“Nilai –nilai luhur musyawarah/mufakat, sebagai  identitas bangsa Indonesia juga tertuang dalam dasar negara  pancasila. Hal itu juga sesuai dengan apa yang pernah disampaikan  founding father , Bung Karno , bahwa sistem demokrasi yang paling tepat untuk bangsa Indonesia  adalah demokrasi yang menjunjung tinggi musyawarah/mufakat. Sehingga semangat itulah yang harus terus kita teladani  karena musyawarah bersama adalah karakter asli bangsa kita. Semoga hal ini bisa diikuti desa adat lainnya yang ada di Kabupaten Jembrana, “ ucapnya.
Lebih lanjut Wabup Kembang berharap peran bendesa untuk lebih berkerja keras lagi, menyatukan umat, menjadi panutan yang baik bagi dimasyarakat, guna memperkuat dan memajukan desa adat dan tidak lupa tetap menjaga sinergitas dengan desa dinas.
” Seperti ditengah pandemi covid-19 ini, bersama-sama bersinergi dengan desa dinas untuk terus melaksanakan fungsi pencegahan, pengawasan juga mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan baik beraktivitas sehari-hari maupun dalam menggelar upacara keagamaan di desa adat masing-masing sehingga laju penyebaran virus covid-19 dapat dikendalikan,” harapnya .
Sementara Bendesa Adat Mengenuanyar, I Ketut Suarta usai dikukuhkan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Adat Mengenuanyar atas kepercayaan dan dukungannya kembali untuk menjadi bendesa adat Mengenuanyar serta terima  kasih pula atas kehadiran  Wabup kembang Hartawan, Kepala Kantor Kemetrian Agama, Majelis Madya, PHDI Jembrana, dalam acara pengukuhan ini. “Kedepan tentunya kami dari desa adat akan terus meningkatkan sinergi yang baik dengan desa dinas guna membangun desa kedepan agar lebih baik lagi,” terangnya.(Humas Pemkab Jembrana)
Baca Juga :  Penataan Kabel di Badung Dimulai, Kejari Turun Kawal Langsung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here