Balinetizen.com, Jembrana-
Ketua DPC-PDI-Perjuangan Jembrana I Made Kembang Hartawan kepergok wartawan saat memasuki ruang sidik jari di Polres Jembrana, Kamis (27/8) siang.
Dari informasi Kembang Hartawan datang ke Polres Jembrana untuk mengurus SKCK sebagai kelengkapan administrasi keperluan Pilkada Serentak 2020.
Dalam Pilkada Jembrana 2020 ini Kembang Hartawan yang juga Wakil Bupati Jembrana dipastikan maju menjadi Calon Bupati (Cabup) dari PDIP-Perjuangan.
“Ya, ini untuk persiapan. Saya kesini (Polres Jembrana) untuk mengurus kelengkapan administrasi calon. Pelayanannya cepat, bagus ya” ujar Kembang ditemui di Polres Jembrana, Kamis (27/8).
Menurutnya jika tidak ada halangan, pendaftaran ke KPU Jembrana akan direncanakan tanggal 4 September mendatang. Namun tentunya melalui rapat terlebih dahulu.
“Terkait persiapan, tentu sudah dilakukan. Persiapan diri juga sudah. Kalau target, kita belum bicara target” jelas Kembang.
Ditanya isu pengkondisian dukungan seperti dukungan dari sejumlah kepala lingkungan (Kaling) dan Kelian Dusun (Kadus) lewat media sosial (FB), Kembang menepis hal tersebut.
Bahkan lanjutnya, dirinya justru melarangnya walaupun belum ada calon dan dirinya juga belum menjadi calon.
“Justru saya larang, walaupun menurut saya sah-sah saja mereka karena saya belum menjadi calon. Ada bukti kok saya larang. Pak kelian jangan begitu. Jangan menyusahkan saya” tandas Kembang.
Kalau pun mau mendukung sambung Kembang, lakukan sesuai mekanisme dan aturan yang ada. “Justru saya tegor. Pak jangan begitu. Saya sampaikan kalau mendukung saya sampaikan sesuai ketentuan aturan saja” ujar Kembang Hartawan.
Terkait isu dukungan dari sejumlah Kaling dan Kadus ini, Bawaslu Jembrana masih melakukan penelusuran, kendati belum ada laporan resmi ke Bawaslu Jembrana.
“Laporan belum ada, tapi isu ini kami pakai sebagai informasi awal untuk melakukan penelusuran” ujar Ketua Bawaslu Jembrana, Pande Made Ady Muliawan dikonfirmasi terpisah. (Komang Tole)
Editor : SUT

