
Balinetizen.com,Denpasar-
Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Kadek Agus Arya Wibawa (Paket Jaya Wibawa) melakukan pendaftaran ke KPU (Komisi Pemilih Umum) Kota Denpasar, Jumat pagi (4/09/2020).
Jaya Wibawa datang bersama pimpinan partai koalisi pengusung dan pendukung yaitu PDI Perjuangan, Partai Gerindra, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Hanura
Diantaranya hadir Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Denpasar Made Mulyawan Arya (De Gadjah), Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Gede Eka Wijaya Patriana, dan Ketua DPC Partai Hanura Kota Denpasar.
Dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan secara ketat, disiplin, tertib, dan bertanggungjawab, Paket Jaya-Wibawa diantar relawan dan pendukungnya tak lebih dari 50 orang.
Menariknya Paket Jaya Wibawa menuju kantor KPU Denpasar di Jalan Raya Puputan Renon, Denpasar dengan menaiki mobil VW berwarna putih diiring pula mobil VW berwarna merah.

Jaya Negara yang mengenakan baju putih lengan panjang dan Kadek Agus Arya Wibawa mengenakan baju merah lengan panjang tiba di Kantor KPU Denpasar sekitar pukul 09.30 Wita.
Selanjutnya mereka dan perwakilan tim menuju ke ruangan KPU Denpasar untuk menyerahkan berkas-berkas pendaftaran sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Denpasar.
Rombongan diterima Ketua KPUD Kota Denpasar Wayan Arsa Jaya dan para komisioner lainnya.
I Ketut Suteja Kumara selaku Ketua Tim Pemenangan Jaya Wibawa mengungkapkan dalam pendaftaran paslon Jaya Wibawa ke KPU Denpasar ini pihaknya sangat menghormati dan dan menghargai penerapan protokol kesehatan.

Jumlah orang yang hadir saat pendaftaran yakni maksimal hanya 50 orang yang bisa ikut mengantarkan paslon saat pendaftaran, sementara yang bisa ikut masuk ke ruangan hanya 18 orang.
Pembatasan ini dimaksudkan untuk mencegah adanya kerumunan massa dalam jumlah besar guna mencegah potensi penularan Covid-19.
Atas kondisi ini, Suteja Kumara meminta para pendukung dan simpatisan paslon Jaya Wibawa agar dapat memaklumi kondisi ini.
“Tiang hargai ada rasa kasih mendukung paslon Jaya Wibawa tapi mohon dimaklumi kita tidak bisa ikut rame-rame ke KPU. Kita jalankan protokol kesehatan supaya kita semua dan masyarakat tetap sehat,” ujar Suteja Kumara yang juga Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar.

Untuk menghibur rasa penasaran para pendukung dan simpatisan Jaya Wibawa dan agar bisa menyaksikan prosesi pendaftaran di KPU Denpasar, maka Tim Pemenangan Jaya Wibawa menayangkan prosesi ini secara langsung/ virtual di media sosial Instragram Jayanegaraofficial.
“Kami akan sampaikan iInformasi live streaming di media sosial. Ini tidak kurangi makna bersatu kita memenangkan Jaya Wibawa. Mari dari rumah dan tempat masing ikut memberikan doa restu bagi kandidat kita,” kata Suteja Kumara yang juga Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar.
Ia menegaskan Tim Pemenangan Jaya Wibawa akan bekerja keras, bersinergi bahu membahu dengan partai pengusung dan pendukung serta dengan para relawan, pendukung dan simpatisan untuk memenangkan Jaya Wibawa.
“Semoga dengan kebersamaan ini dan tentunya dukungan yang optimal dari masyarakat Kota Denpasar bisa mengantarkan Jaya Wibawa untuk memimpin Kota Denpasar periode yang akan datang membawa Denpasar semakin maju,” tandas Suteja Kumara. (wid)
