Pantau PPKM se-Jembrana, Bupati Tamba Turun Cari Masalah

0
342
Bupati Tamba dan Wakil Bupati Patriana Krisna saat memantau posko PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di salah satu kecamatan.

Balinetizen.com, Jembrana-

 

Usai menggelar rapat terbatas terkait program dan visi misi, Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna langsung menggelar roadshow ke desa desa, Senin (1/3).

Bersama jajaran Forkopimda, Bupati Tamba dan Wakil Bupati Patriana Krisna memantau posko PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) disetiap kecamatan seluruh Jembrana. Pemantauan diawali dari posko PPKM di Dsa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan sampai Desa Sumbersari di Kecamatan Melaya.

Dikesempatan itu, Bupati Tamba juga ingin mendengar dan mengetahui langsung persoalan yang dialami diberbagai posko. Pasalnya Bupati Tamba tidak ingin mendapat laporan yang baik baik saja dari kepala desa dan satgas gotong royong yang justru membuatnya kecewa.

Selain itu Bupati Tamba tidak ingin hanya mendapat laporan kesuksesan saja, namun juga yang harus disampaikan berbagai persoalan untuk dicarikan solusi.

“Saya turun untuk mencari masalah. Mencari persoalan persoalan yang mengganggu selama ini. Jangan sampai tidak ada masalah sehingga tidak ada pekerjaan. Pak kepala desa apa masalahnya, demikian juga Pak Bendesa , silakan utarakan apa permasalahan selama ini” ucapnya.

Karena dari permasalahan itu kata Bupati Tamba akan ada tindaklanjutnya untuk dikerjakan maupun dicarukan solusi. “Jika tidak ada masalah artinya tidak kerja. Jangan bilang tidak ada masalah apalagi menyembunyikan masalah. Ungkapkan saja. Nanti kita akan carikan solusi. Apa yang harus diperbaiki akan kita laksanakan” tegas Bupati Tamba.

Kendati demikian, secara umum Bupati Tamba menyampaikan pelaksanaan posko PPKM di setiap desa sudah berjalan dengan baik. Utamanya semangat dari desa/kelurahan dan desa adat yang saling berbagi tugas dan bergotong royong.

Bupati Tamba mengapresiasi semangat kepala desa, dan petugas yang ada didesa dalam melaksanakan PPKM berbasis gotong royong. “Kita sadari Covid -19 ini bersifat global, semua terdampak tidak hanya di Jembrana saja. Pandemi Covid-19 juga sudah lama berlangsung. Karena itu saya bahagia dengan kerja gotong royong ini. Jika gotong royong, maka pekerjaan akan dilaksanakan dengan iklas, kalau sudah iklas pekerjaan pasti maksimal” ujar Bupati Tamba.

Baca Juga :  Pemangku Kepentingan Hasilkan Berbagai Kesepakatan dan Gagasan Menuju Forum Air Sedunia 2024

Selain itu, Bupati asal Desa Kaliakah ini juga meminta agar masyarakat sadar dan dengan ketat melaksanakan prokes demi kesehatan dan keselamatan bersama. Contoh kecil yang dilihat dilapangan ketika melihat warga beraktivitas sudah menggunakan masker. “Itu menjadi contoh kecil kesadaran yang bagus untuk masyarakat dalam melindungi dirinya sendiri” tutup Bupati Tamba. (Humas Pemkab Jembrana)

 

Editor : Mahatma Tantra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here