Inilah Kronologis Pemukulan Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf. Windra Lisrianto Oleh Orang Tak Dikenal

0
692

 

Balinetizen.com, Singaraja 

Tidak disangka dan tidak diduga sebelumnya bahwa telah terjadi insiden pemukulan yg dilakukan oleh OTK terhadap Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf. Windra Lisrianto secara tiba-tiba dipukul kepalanya oleh orang tak dikenal saat melaksanakan Tes Swab bersama Tim Satgas Covid-19 Buleleng di Wantilan Pura Bale Agung, Desa Sidetapa, Kec. Banjar, Kabupaten Buleleng, Senin 23 Agustus 2021 Pkl 10.30 Wita

Adapun Kronologis peristiwanya yaitu saat tim satgas pelaksanakan Swab oleh Anggota tim Swab dari Satgas Buleleng beserta tenaga Kesehatan dari Puskesmas Banjar I bertempat di Wantilan Pura Bale Agung, desa Sidetapa, kec Banjar yang di hadiri oleh Dandim 1609/Buleleng, Danramil Banjar,Kapolsek Banjar, Kades SidaTapa dan Tokoh masy Desa SidaTapa.

Kemudian ada 2 orang anak muda sedang berboncengan dengan menggunakan Sepeda Motor Scoopy warna Silver tidak memakai masker melewati satgas covid lalu Pemuda tersebut kemudian dihentikan oleh anggota Tim Nanggala, namun kedua orang tersebut tidak mau berhenti malah menabrak salah satu anggota Kodim 1609/Buleleng yang tergabung di Tim Nanggala An. Kopda Made Sastrawan.

Melihat kejadian tersebut anggota BKO dari Raider 900/SBW, An. Pratu Gagas R. mengejar pelaku. Namun anggota BKO tidak berhasil mengejar pelaku.

Berselang waktu 5 menit kemudian kedua bersepeda tersebut balik menuju ke anggota BKO dan menanyakan dengan nada menantang dan Suara Kencang “Kenapa kamu memanggil-manggil saya?” dan di jawab oleh anggota BKO “Kenapa kamu menabrak anggota?”.

Lalu anggota BKO membawa kedua pemuda tersebut ke Komandan Kodim 1609/Buleleng untuk dilaksanakan tes Swab dan menahan kedua pelaku tersebut.

Secara tiba-tiba keluarga dari kedua pemuda tersebut datang dengan jumlah sekitar kurang lebih 5 orang dan langsung menarik kedua pemuda tersebut dengan tujuan agar tidak dilaksanakan tes Swab.

Baca Juga :  Emiliana Sri Wahjuni Kawal Ranperda Pengarusutamaan Gender, Perempuan Diberikan Kuota 15-30 Persen Jadi Pemimpin

Dandim 1609/Buleleng menyampaikan kepada anggota BKO untuk menahan kedua pemuda tersebut, agar bisa melaksanakan tes Swab.

Berselang beberapa saat, secara tiba-tiba Dandim 1609/Buleleng mendapat pukulan di kepala bagian belakang sebelah kanan oleh OTK, melihat kejadian tersebut maka anggota BKO Raider berusaha mengamankan pelaku.

Karena pelaku melawan maka secara tidak sengaja/spontan terjadilah perkelahian dengan pelaku.

Dengan kejadian tersebut keluarga pelaku membawa pelaku pulang kerumah yang didampingi langsung oleh Dandim 1609/Buleleng untuk melaksanakan mediasi guna menyelesaikan permasalahan tersebut.

Akibat peristiwa tersebut, 1 orang warga mengalami luka-luka an. Kadek Dikik Okta Andrean, Sidetapa 28 September 2001, Mahasiswa, Hindu, alamat Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar. robek di bagian bibir atas sebelah kanan.

Dan ada 3 Personil TNI terluka yakni: Dandim 1609/Buleleng mengalami benjol pada kepala bagian belakang sebelah kanan dan kondisi sadar, Kopral Made Satrawan mengalami lecet pada tangan bagian kanan dan Pratu Gagas Ribut Suprianto mengalami luka pada pipi sebelah kanan dan kepala sebelah kanan diatas telinga memar. (RED-BN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here