AI Bukan Ancaman, HRA Bali Ajak HR Tingkatkan Skill di HR Convention 2026

0
58

Balinetizen.com,Denpasar-

Human Resources Association (HRA) Bali kembali bersiap menggelar ajang tahunan bertajuk HR Convention 2026 pada 15 Agustus mendatang. Kegiatan yang telah memasuki tahun ke-9 ini akan berlangsung di Renaissance Hotel, Uluwatu, dengan mengusung tema besar “Human Rising: AI and Entrepreneurship Mindset.”

Ketua Human Resources Association Bali, Vira Risnayani, menjelaskan bahwa organisasi yang berdiri sejak 2012 ini menjadi wadah bagi para profesional human resources (HR) dan human capital di Bali. Saat ini, HRA Bali memiliki ratusan anggota yang tersebar di berbagai sektor, khususnya pariwisata.

“Sejak awal berdiri, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi human resources di Bali, terutama dalam mendukung industri pariwisata Indonesia. HR Convention ini menjadi salah satu upaya nyata kami,” ujar Vira saat ditemui pada Minggu (26/04/2026) di Padma Resrot Legian.

Menurutnya, tema tahun ini dipilih berdasarkan perkembangan zaman yang semakin dinamis, khususnya dengan kehadiran teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang tidak bisa dihindari. “Kita harus melihat bahwa AI bukan sesuatu yang bisa kita hindari. Justru ini adalah skill yang harus kita kuasai sebelum AI menguasai kita. AI harus menjadi bagian dari keseharian kita dalam bekerja,” jelas Vira.

Selain AI, HRA Bali juga menyoroti pentingnya entrepreneurship mindset atau pola pikir kewirausahaan. Vira menilai, pola pikir ini sangat relevan di era industri 4.0 yang menuntut setiap individu untuk adaptif dan inovatif. “Entrepreneurship mindset adalah kunci. Setiap individu harus punya rasa memiliki terhadap pekerjaan dan lingkungan, termasuk dalam mengembangkan pariwisata Bali yang berkelanjutan,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran AI tidak serta-merta menjadi ancaman bagi tenaga kerja, melainkan peluang untuk meningkatkan kualitas kerja. “AI justru menciptakan kemampuan lebih bagi manusia. Di industri pariwisata, human touch, senyuman, dan empati tetap menjadi hal utama yang tidak bisa digantikan oleh teknologi,” tegas Vira.

Baca Juga :  KMP Yunice Tenggelam, Proses Evakuasi Masih Dilakukan, 44 Orang Selamat

Hingga saat ini, sekitar 50 persen kapasitas peserta telah terisi. Vira mengajak para profesional HR dari seluruh Indonesia untuk turut bergabung dalam acara tersebut. “Kami mengundang seluruh HR profesional di Indonesia untuk menjadi bagian dari HR Convention 2026. Ini bukan hanya tentang belajar, tapi juga membangun ekosistem bersama,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, HRA Bali akan menghadirkan sejumlah narasumber profesional dari dalam dan luar negeri, di antaranya praktisi dari Malaysia serta pakar leadership dan entrepreneurship mindset dari Jakarta, seperti Rina Sherif dan Jackie Musyri. Tak hanya itu, acara ini juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan asosiasi terkait. Ke depan, kegiatan ini direncanakan berada di bawah naungan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Selain penyelenggaraan konvensi, HRA Bali juga aktif menjalankan berbagai program lain, mulai dari survei benefit dan kompetensi, pelatihan rutin setiap bulan, hingga sertifikasi bagi para profesional HR. “Kami juga memiliki kegiatan sosial seperti penanaman mangrove dan program lingkungan lainnya. Ini bagian dari kontribusi kami untuk Bali,” kata Vira.

Melalui HR Convention 2026, HRA Bali berharap para peserta dapat membawa pulang dua hal utama, yakni kemampuan memanfaatkan AI secara efektif dalam pekerjaan serta mindset kewirausahaan yang kuat. “Harapannya, setiap insan HR di Bali memiliki rasa kepemilikan yang lebih tinggi terhadap perannya, sehingga mampu menciptakan aksi nyata untuk kemajuan pariwisata,” pungkas Vira.

Sebagai penutup, Vira menekankan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan industri ke depan. Ia optimistis, melalui forum ini, para profesional HR dapat saling bertukar wawasan, memperkuat jaringan, serta bersama-sama mendorong kualitas sumber daya manusia Bali agar tetap kompetitif di tengah perubahan global yang semakin cepat.

Baca Juga :  Perda APBD Jembrana Tahun Anggaran 2025, Ditetapkan

 

BN-Radha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here