Anak Tenggelam di Sungai Pemogan, Polisi Selidiki Penyebabnya

0
201

 

Balinetizen.com, Denpasar

Seorang anak laki-laki, Putu Aditya Pramana (12 tahun), ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Taman Pancing Timur, Pemogan, Denpasar. Kejadian tragis ini terjadi pada hari Sabtu, tanggal 23 Maret 2024, sekitar pukul 15.30 WITA.

Menurut laporan yang diterima dari Kepolisian Sektor Denpasar Selatan, kejadian tersebut bermula saat seorang saksi menerima telepon dari seorang teman yang memberitahu adanya seseorang yang tenggelam di sungai tersebut. Tanpa menunggu lama, pihak kepolisian dan warga sekitar segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

“Kami menerima laporan bahwa seorang anak tenggelam di Sungai Taman Pancing Timur. Segera setelah menerima laporan tersebut, kami langsung menuju ke lokasi bersama beberapa warga,” ujar Kapolsek Denpasar Selatan Kapolsek AKP Ida Ayu Made Kalpika melalui Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, dalam keterangan resminya, Sabtu 24 Maret 2024.

Setibanya di lokasi, tim gabungan yang dipimpin oleh Kapolsek langsung melakukan pencarian. Sekitar 10 menit kemudian, korban berhasil ditemukan oleh adik kandung salah satu anggota kepolisian yang juga merupakan seorang pecalang, Wayan Nik. Namun, saat ditemukan, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

“Korban ditemukan di sungai oleh adik kandung saya sendiri, Wayan Nik. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, korban dinyatakan telah meninggal dunia,” tambah Kapolsek.

Dari informasi yang dihimpun, korban pada saat kejadian hanya mengenakan celana pendek tanpa mengenakan baju. Sungai tempat kejadian tersebut memiliki kedalaman sekitar 3-4 meter, yang kemungkinan membuat korban sulit untuk menyelamatkan diri.

Kapolsek menjelaskan bahwa korban kemudian diserahkan kepada ibu kandungnya dan dibawa ke Rumah Sakit menggunakan mobil pickup. Pihak berwenang juga telah memeriksa beberapa saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut.

Baca Juga :  Ahmad Dhani Divonis Satu Tahun Penjara

Hingga saat ini, Kepolisian Resort Denpasar masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti tenggelamnya korban. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kejahatan terhadap korban.

“Dari penyelidikan sementara yang kami lakukan, tidak ditemukan adanya tindak kriminal yang menyebabkan kematian korban. Namun, kami akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kejadian ini,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Wisnu Prabowo.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian dinyatakan aman dan kondusif. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama di sekitar perairan yang berpotensi membahayakan.(Tri Prasetiyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here