Ilustrasi
Balinetizen.com, JembranaÂ
Hasil uji lab sampel otak anjing yang menyerang dan menggigit tiga orang warga Desa Tegal Badeng Timur, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana dinyatakan positif rabies.
Kabid Peternakan, Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner pada Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta mengaku akan segera melakukan penanganan vaksinasi emergency menyikapi hasil lab tersebut.
“Karena positif tentunya kita ambil tindakan mulai dari vaksin emergency dulu,” ujarnya, Minggu (21/6/2026).
Sodikun (47), salah seorang korban, Minggu (21/6/2026) mengatakan bahwa dirinya sudah mengetahui hasil lab sampel otak anjing yang menggigitnya itu positif rabies.
“Kami bertiga sudah VAR yang pertama. VAR kedua nanti tanggal 23 akan datang, katanya harus tiga kali,” jelasnya.
Akan peristiwa tersebut ia berharap ada penanganan serius untuk mengantisipasi merebaknya kasus rabies di Desa Tegal Badeng Timur.
“Biasanya kan dilakukan vaksinasi emergency. Kami harapkan semua hewan peliharaan dan juga hewan liar supaya divaksin,” sebutnya.
Selain menggigit Sodikun, anjing juga menyerang anak berusia 4 tahun berinisial N dan H berusia 5 tahun. Sodikun digigit anjing dibagian betis kaki kiri pada Senin (15/6/2026). Sedangkan H digigit anjing dibagian paha kanan. Sementara N tidak sampai mengalami luka.
Korban saat itu tengah menghadiri hajatan salah seorang warga setempat. Saat berkumpul dengan warga lainnya, tiba-tiba datang anjing dan langsung menyerang dan menggigit korban. Atas saran warga lainnya, korban kemudian berobat ke puskesmas.
Keesokan harinya, Selasa (16/6/2026) anjing tersebut ditemukan warga mati di pinggir jalan tidak jauh dari lokasi kejadian.
Anjing yang menggigit ketiga korban adalah anjing ras jantan berumur kisaran 3 tahun dengan status vaksin tidak diketahui. Anjing tersebut merupakan anjing peliharaan, namun karena pemiliknya sedang sakit sehingga tidak terawat dengan baik. Setelah dilakukan pengambilan sampel oleh petugas, anjing tersebut kemudian di kubur. (Komang Tole)

