Balinetizen.com, Jembrana
Arus kendaraan yang akan menuju ke Pelabuhan Gilimanuk mengalami peningkatan signifikan, bahkan hingga menimbulkan antrian.
Pantauan Jumat (13/3/2026), antrian kendaraan mengular hingga kawasan hutan Cekik atau sekitar 4 kilometer dari areal Pelabuhan Gilimanuk. Antrean didominasi kendaraan angkutan logistik dari truk kecil, truk besar hingga tronton.
Antrean sempat dikeluhkan para pengemudi truk yang mengalami kemacetan hingga 4 jam.
“Sudak kejebak macet sejak jam setengah 6 pagi. Ini jam 10 baru sampai depan masjid (Masjid Al-Mubarok Gilimanuk),” ujar Aris (41) sopir truk jurusan Jakarta, Jumat (13/3/2026)
Senada dengan Aris, Angga sopir truk lainnya juga mengaku mengalami macet selama dua sejak tiba di kawasan hutan Cekik sekitar pukul 08.00.
Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, saat dikonfirmasi mengatakan, kemacetan telah terjadi sejak Kamis malam didominasi angkutan logistik.
Kemacetan disebutnya diakibatkan volume kendaraan keluar Bali sudah mulai padat, terutama oleh kendaraan besar. “Dari kemarin malam sudah terjadi antrean terutama kendaraan logistik,” jelasnya.
Meskipun begitu, untuk kendaraan kecil dan sepeda motor masih lancar, dan belum ada antrean maupun penumpukan kendaraan. “Belum ada kanalisasi kendaraan di areal terminal kargo. Sementara kita baru menggunakan satu gang saja,” sebutnya. (Komang Tole)

