Bali Kirim 9 Truk Bantuan untuk Korban Gempa di NTT

0
173

 

Balinetizen.com, Denpasar

 

Gubernur Bali Wayan Koster melepas pemberangkatan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (31/8/2026).

Pelepasan bantuan berlangsung di Makorem 163/Wira Satya, Denpasar. Bantuan tersebut dikoordinasikan melalui Korem 163/Wira Satya dengan melibatkan Pemerintah Provinsi Bali serta pemerintah kabupaten/kota se-Bali.
Sebanyak 9 truk bantuan logistik diberangkatkan menuju NTT. Bantuan yang dikirim terdiri atas berbagai kebutuhan masyarakat, di antaranya mi instan, biskuit, beras, minyak goreng, serta perlengkapan kebutuhan lainnya.

Pengiriman bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian masyarakat Bali terhadap warga NTT yang terdampak bencana alam dan kini memasuki tahap pemulihan.

Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra mengatakan, bantuan kemanusiaan tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Gubernur Bali.

Seluruh bantuan yang dihimpun Pemerintah Provinsi Bali bersama pemerintah kabupaten/kota kemudian dikonsolidasikan menjadi satu pengiriman menuju NTT.

“Seluruh bantuan dari pemerintah provinsi serta kabupaten/kota di Bali dikonsolidasikan menjadi satu pengiriman,” ujar Danrem.

Sebanyak sembilan truk diberangkatkan menuju wilayah NTT. Perjalanan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga hari dua malam.

Untuk memastikan bantuan tiba dengan aman, proses pengiriman dilakukan melalui koordinasi dan pengawalan. Hal tersebut dilakukan agar bantuan dapat sampai sesuai waktu dan tetap dalam kondisi baik.

Danrem juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Bali, para bupati/wali kota, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam pengumpulan bantuan.

Ia menyampaikan rasa duka dan simpati masyarakat Bali kepada warga NTT yang terdampak bencana. Menurutnya, kondisi wilayah terdampak kini mulai memasuki tahap pemulihan dan pembangunan kembali.

Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi inisiatif Danrem 163/Wira Satya dalam mengkoordinasikan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat NTT.

Baca Juga :  Wabup Badung Serahkan Dokumen Ranperda RPJMD Badung 2025-2029

Koster mengatakan, bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong Pemerintah Provinsi Bali bersama seluruh pemerintah kabupaten/kota.

“Seluruh kabupaten/kota bersama Pemerintah Provinsi Bali bergotong royong mengumpulkan bantuan. Bantuan kemudian dikonsolidasikan dan diberangkatkan dalam 9 truk. Gotong royong tersebut menunjukkan kepedulian Bali terhadap masyarakat NTT,” tandas Koster.

Secara khusus, Koster mengapresiasi partisipasi pegawai Pemerintah Kota Denpasar. Bantuan yang dihimpun dari lingkungan Pemkot Denpasar disebut mencapai lebih dari Rp700 juta.

Menurut Koster, partisipasi tersebut menunjukkan semangat berbagi dan kepedulian masyarakat Bali terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana.

Koster juga memahami bahwa perjalanan menuju NTT memiliki tantangan, terutama terkait medan dan akses yang cukup sulit.
Karena itu, ia meminta seluruh tim yang membawa bantuan untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Para pengemudi juga diminta bergantian selama perjalanan untuk menjaga kondisi fisik dan keselamatan.

Koster berharap seluruh bantuan dapat tiba di NTT dengan selamat dan dalam kondisi utuh.
Setibanya di NTT, bantuan tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada pusat penerimaan bantuan di Bajo. Koster berharap proses pengiriman hingga penyerahan bantuan dapat berjalan dengan lancar.

Koster menambahkan, pengumpulan bantuan dari Bali masih terus dilakukan. Tidak menutup kemungkinan bantuan tahap berikutnya kembali dikirim ke NTT apabila jumlah bantuan yang terkumpul mencukupi.

Pemerintah dan masyarakat Bali, kata Koster, menunjukkan komitmen untuk terus mendukung masyarakat NTT dalam proses pemulihan pascabencana.

Pengiriman sembilan truk bantuan tersebut menjadi wujud nyata solidaritas, gotong royong, kepedulian, dan rasa kemanusiaan masyarakat Bali kepada masyarakat NTT.

Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat serta meringankan beban masyarakat terdampak dalam proses pemulihan dan pembangunan kembali. (RLS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here