Bantah Bali Sepi, Koster Ungkap Kunjungan Wisatawan Meningkat di 2026

0
266

 

 

Balinetizen.com, Denpasar

Pemerintah Provinsi Bali mencatat jumlah kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata mencapai 2.613.512 orang selama periode 1 Januari hingga 31 Maret 2026. Data ini sekaligus membantah anggapan yang menyebut pariwisata Bali sedang lesu.

Gubernur Bali, Wayan Koster, mengungkapkan bahwa wisatawan domestik mencapai 968.313 orang, meningkat sekitar 4 persen atau bertambah 37.475 orang dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Sementara itu, kunjungan wisatawan mancanegara tercatat sebanyak 1.645.199 orang, atau naik 2,4 persen dengan tambahan 39.385 wisatawan dibanding tahun sebelumnya.
“Jadi ada peningkatan baik domestik maupun mancanegara. Kalau di media sosial dibilang Bali sepi, itu tidak benar. Data justru menunjukkan peningkatan,” tegas Koster saat Rapat Paripurna DPRD Bali, Senin (6/4/2026).

Koster juga menjelaskan bahwa angka tersebut belum termasuk wisatawan yang masuk melalui jalur darat dan laut. Ia menilai jumlah wisatawan domestik bisa lebih tinggi karena tren perjalanan darat semakin meningkat.

Menurutnya, keberadaan jalan tol di Pulau Jawa membuat mobilitas wisatawan menggunakan kendaraan pribadi semakin mudah dan murah.

“Yang lewat darat itu potensinya jauh lebih besar, karena sekarang banyak wisatawan memilih jalur darat,” jelasnya.

Terkait isu konflik global seperti di Timur Tengah maupun perang Rusia-Ukraina, Koster memastikan hal tersebut tidak berdampak signifikan terhadap kunjungan wisatawan ke Bali.

Ia menegaskan bahwa kabar yang menyebut wisatawan meninggalkan Bali tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Lebih lanjut, Bali masih menjadi tulang punggung pariwisata nasional. Kontribusi Bali terhadap devisa pariwisata Indonesia mencapai 53,6 persen.

Angka tersebut diperkuat dengan rata-rata pengeluaran wisatawan di Bali yang disebut lebih tinggi dibandingkan sejumlah destinasi lain di Indonesia.
“Lebih dari separuh devisa pariwisata Indonesia berasal dari Bali. Ini menunjukkan peran Bali sangat besar,” pungkas Koster.

Baca Juga :  Agar Bali Bertahan, Sisi Niskala dan Makna 'Island of God' Harus Terjaga

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here