Bawaslu Jembrana Tekankan Pengawasan Maksimal

0
318
Ketua Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan saat menggelar bimtek sekaligus rapat kordinasi (Rakor), Rabu (11/11).

Balinetizen.com, Jembrana-

 

Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) seluruh Kabupaten Jembrana ditekankan untuk maksimal dalam pelakukan pengawasan jalannya Pilkada Jembrana 2020.

Penekanan tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan saat menggelar bimtek sekaligus rapat kordinasi (Rakor), Rabu (11/11).

Rakor disebuah rumah makan di Desa Baluk, Kecamatan Negara diikuti oleh 20 orang diantaranya ketua dan anggota Panwascam serta seorang staf sekretariatan Panwascam dari lima kecamatan di Jembrana.

Selain memaksimalkan pengawasan, seluruh jajaran Panwascam juga diminta untuk dapat bekerja profesional dan independen karena tantangan kedepan semakin komplek.

Pengawasan lanjutnya bukan saja terkait alat peraga kampanye (APK) dalam tahapan kampanye, namun juga saat pendistribusian logistik. Terlebih sejumlah logistik Pilkada Jembrana 2020 sudah datang.

“Begini, proses pengadaan logistik kan sudah mulai. Melalui kegiatan tadi, mereka (Panwascam) kita siapkan untuk bisa melakukan pengawasan lebih maksimal” ujar Pande.

Pengawasan logistik kata Pande, bukan saja ketika logistik datang, namun dari proses persiapan, pengiriman hingga tiba ditujuan yakni di desa atau kelurahan, bahkan sampai di tempat pemungutan suara (TPS).

Dengan kegiatan tadi, Panwascam tahu akan tugasnya” tandasnya.

Dalam melakukan pengawasan pihaknya sebenarnya berbagi yang sifatnya koordinasi. Namun melalui bimtek dan rakor diharapkan mereka (Panwascam) akan tahu tugasnya masing-masing khususnya terkait logistik.

“Untuk Pengawas Kelurahan dan Desa (PKD) nanti Panwascam yang akan memberikan bimtek, begitu selanjutnya sehingga mereka tahu tugasnya” terangnya.

Dijelaskan Pande, kegiatan bimtek atau rakor yang dilakukan hari ini merupakan yang keenam kalinya. Namun kegiatan hari ini khusus terkait logistik Pilkada Jembrana karena pengawasan dilakukan hingga ke TPS.

“Sampai ke TPS itu ranah mereka (Panwascam) dan juga PKD. Jadi semua kegiatan (Pilkada) diawasi. Sudah ada tupoksinya” pungkasnya. (Komang Tole)

Baca Juga :  Pakai Mesin Capit Kepiting, Resto Singapura Dikecam Netizen

 

Editor : Mahatma Tantra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here