BBM Bali Langka, SPBU Kunti Disorot Usai Viral Pembelian Pertamax Pakai Botol

0
64

Balinetizen.com, Badung

 

Video yang diduga memperlihatkan praktik calo antrean bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Kunti, Jalan Kunti I, Seminyak, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, viral di media sosial. Video tersebut menjadi sorotan di tengah persoalan pasokan BBM dan antrean panjang yang terjadi di sejumlah wilayah Bali.

Dalam video yang beredar, terlihat dugaan adanya konsumen yang mendapatkan pelayanan pengisian BBM tanpa mengikuti antrean kendaraan. Pengisian tersebut disebut menggunakan botol plastik, sehingga memunculkan pertanyaan masyarakat mengenai penerapan aturan pelayanan di SPBU.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan Pengawas SPBU Kunti berinisial AY, 45, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 22.30 WITA.

Saat itu, stok BBM bersubsidi jenis Pertalite di SPBU Kunti dilaporkan telah habis. SPBU tersebut hanya menyediakan BBM nonsubsidi jenis Pertamax.

Dalam kondisi tersebut, karyawan SPBU diduga memberikan pelayanan pembelian Pertamax menggunakan botol kepada sejumlah konsumen.

“Pihak SPBU sudah menegur karyawan yang bersangkutan agar menerapkan aturan yang sama kepada setiap pembeli. Pihak SPBU juga melarang pembelian Pertamax menggunakan botol maupun jeriken,” ujar Iptu Adi, Kamis (15/10/2026).

Iptu Adi menjelaskan, larangan pembelian BBM menggunakan botol maupun jeriken tersebut merupakan bagian dari upaya menindaklanjuti situasi antrean panjang dan kekhawatiran masyarakat terhadap ketersediaan BBM di Bali.

Penerapan aturan yang sama kepada seluruh konsumen dinilai penting untuk menjaga ketertiban pelayanan, terutama ketika masyarakat menghadapi keterbatasan pasokan dan harus mengantre untuk mendapatkan BBM.

Viralnya video dari SPBU Kunti juga menambah perhatian publik terhadap tata kelola pelayanan BBM di tengah kelangkaan Pertalite dan Pertamax yang dikeluhkan masyarakat di sejumlah wilayah Bali.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Akan Tutup ASEAN Para Games XI Tahun 2022

Polisi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Warga juga diminta mengikuti arahan petugas serta menjaga ketertiban agar antrean pengisian BBM dapat berjalan lancar.

“Kami mengharapkan masyarakat turut berperan menjaga situasi dengan mematuhi ketentuan yang berlaku serta menghormati aturan petugas,” tegasnya.

Masyarakat diharapkan tetap mengutamakan ketertiban dan tidak mengambil tindakan yang dapat memperkeruh situasi di tengah persoalan pasokan BBM. Sementara itu, penerapan aturan pelayanan yang konsisten menjadi perhatian penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap SPBU.(ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here