Breaking News: Kecelakaan Kerja di Badung, 2 Nyawa Melayang Akibat Senderan Tembok Roboh

0
188

Balinetizen.com, Badung –

 

Kecelakaan kerja maut mengguncang Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, pada Jumat (23/1/2026) siang. Tembok senderan yang tiba-tiba ambruk mengakibatkan tiga orang pekerja proyek tertimbun material longsor. Insiden ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu orang lainnya luka-luka.

Peristiwa naas ini terjadi saat delapan orang pekerja sedang berada di lokasi proyek. Lima pekerja yang berada di bagian bawah berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah tembok mulai labil. Namun, tiga pekerja yang berada di posisi atas tidak sempat menghindar dan ikut terseret material longsor.

Dua korban berhasil dievakuasi segera setelah kejadian dan dilarikan ke RS Udayana. Sayangnya, satu korban atas nama Farhan dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit. Sementara itu, satu korban selamat, Muhammad Waki, saat ini masih menjalani perawatan intensif.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar menerima laporan pada pukul 13.30 WITA dan segera menerjunkan 10 personel ke lokasi. Kepala Kantor Basarnas Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menjelaskan bahwa proses evakuasi berlangsung cukup menantang karena kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil dan menunjukkan adanya retakan.

“Kami mengerahkan peralatan berat dengan pengawasan ketat tim rescue. Pengerukan dilakukan secara bertahap untuk menghindari getaran yang bisa memicu longsor susulan,” ujar Sidakarya, Jumat 23 Januari 2026.

Setelah satu jam pencarian, tim menemukan tas milik korban terakhir. Pada pukul 14.40 WITA, tubuh korban mulai terlihat dan berhasil dievakuasi sepenuhnya pada pukul 15.00 WITA dalam kondisi meninggal dunia. Korban tersebut teridentifikasi sebagai Shohibul Hasan (25) asal Probolinggo.

Berdasarkan data yang dihimpun, berikut adalah identitas korban dalam tragedi ini:

Shohibul Hasan (25): Meninggal Dunia (Asal Dusun Nyabrang, Desa Liprak Kulon, Probolinggo).

Baca Juga :  Komisi III Gelar Audensi Dengan BPKPD Buleleng Tindak Lanjut Aduan Wajib Pajak

Farhan: Meninggal Dunia (Dinyatakan meninggal di RS Udayana).

Muhammad Waki: Selamat/Luka-luka (Asal Dusun Kemirian, Desa Bladokulon, Probolinggo).

Jenazah Shohibul Hasan telah dibawa ke RSUD Prof. Ngoerah menggunakan ambulans Yayasan Masjid Al Fattah untuk penanganan lebih lanjut.

Operasi evakuasi ini melibatkan sinergi dari berbagai pihak, antara lain: Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polsek Kuta Selatan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, Damkar Kabupaten Badung, Potensi Bima Sakti Rescue, Ambulance Yeber dan Yayasan Al Fattah dan Aparat Desa Ungasan dan warga setempat.

Pihaknya mengimbau agar setiap proyek konstruksi di area tebing atau tanah labil di Bali lebih mengutamakan aspek keselamatan kerja (K3) untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

 

(jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here