Buntut Jalan Di Desa Bajra, Tabanan Jebol, Satlantas Dan Dishub Buleleng Alihkan Truk Melalui Amlapura

0
160

 

Balinetizen.com, Buleleng

Infrastruktur jalan di Kabupaten Buleleng sejenis jalan TOL atau jalan Pancang sudah selayaknya ada, untuk melancarkan perekonomian antara Bali Utra, Bali Timur dan Bali Barat.

Seperti persoalan jalan yang menghubungkan Gilimanuk menuju Denpasar via Jembrana dan Tabanan. Dimana jalan yang ada di Tabanan tepatnya di Desa Bajera rusak atau jebol, niscaya arus lalu lintas sumbu tiga keatas diarahkan ke Buleleng via Bedugul atau Amlapura Karangasem. Tak pelak akibat jebolnya jalan di Desa Bajera, Tabanan dan arus lalulitas diarahkan melalui Buleleng, maka terjadi lonjakan kendaraan berat di jalur Singaraja-Denpasar via Bedugul. Hal inipun diambil langkah dengan sigap pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng dan Sat Lantas Polres Buleleng mengambil tindakan cepat untuk mengalihkannya lagi dari Singaraja menuju Denpasar melalui Amlapura, Karangsem.

Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Bachtiar Arifin mengatakan apabila kendaraan berat tetap melintasi jalur Gitgit, maka akan yerjadi krodit berkepanjangan dijalur tersebut. Lantaran kondisi geografis rute tersebut tidak mendukung untuk dilalui kendaraan besar.

“Telah tejadi perubahan pengalihan arus lintas dampak dari jalan yang ada diwilayah Desa Bajera, Tabanan dalam kondisi rusak (jebol). Dimana kendaraan dialihkan ke Buleleng menuju Denpasar via Bedugul. Namun dengan kondisi saratnya arus lalulintas di jalan Denpasar-Sungaraja via Bedugul, maka kita bersama Dishub mengalihkannya arus lalu lintas ke Amlapura, Karangasem, yang dinilai lebih aman. Karena medan jalannya lebih landai dan minim tikungan tajam,” jelas Kasat Lantas Buleleng AKP Bachtiar Arifin kepada awak media pada Selasa (8/7/2025).

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Buleleng, Gede Gunawan AP, menyatakan guna menghindari kebingungan pengguna jalan, pihaknya bersama Satlantas telah menurunkan petugas dan menyediakan rambu petunjuk sementara di titik rawan.

Baca Juga :  Gubernur Koster Melalui Vicon Ikuti Rakor KPK RI

Dalam hal ini, Gunawan menyebut pihaknya di
Dishub juga memberikan himbauan tambahan kepada para pengemudi truk, agar merencanakan perjalanan dengan matang. Salah satu sarannya adalah melakukan perjalanan malam hari untuk menghindari kepadatan.

“Kami juga merekomendasikan tempat untuk penghentian sementara, semisalnya di terminal barang di wilayah Banyuasri maupun di terminal Sangket, Sukasada, guna mengantisipasi, guna mengantisipasi kemacetan,” ujarnya.

Ia juga memperingatkan para sopir agar tidak sepenuhnya mengandalkan aplikasi navigasi saat musim hujan, mengingat potensi bencana alam seperti longsor.

“Kami menghimbau, jangan terlalu mempercayai Google Map. Lebih baik mengikuti atau bertanya kepada petugas dilapangan, baik Dishub maupun Sat Lantas,” pungkas Gunawan. GS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here