Balinetizen.com, JembranaÂ
Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat terpancar nyata di lokasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Banjar Sekar Kejula, Desa Yeh Embang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana.
Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari implementasi program Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk percepatan infrastruktur di wilayah pedesaan.
Komandan Kodim (Dandim) 1617/Jembrana, Letkol Inf Sy Gafur Thalib memberikan apresiasi tinggi terhadap aksi heroik warga yang secara sukarela turun ke sungai membantu mengambil material batu demi percepatan pembangunan jembatan, Jumat (1/5/2026).
Disebutnya antusiasme warga yang melakukan estafet batu dari dasar sungai merupakan bukti nyata besarnya kepercayaan masyarakat terhadap TNI dan pemerintah.
“Kami sangat terharu dan mengapresiasi setinggi-tingginya antusiasme warga Banjar Sekar Kejula. Inisiatif mereka mengumpulkan material secara swadaya menunjukkan rasa memiliki yang besar terhadap pembangunan ini,” ujar Letkol Inf Sy Gafur Thalib, Jumat (1/5/2026)
Dandim menegaskan bahwa kehadiran Jembatan Perintis Garuda memiliki nilai strategis bagi mobilitas warga. Terlebih selama ini akses ekonomi dan transportasi di wilayah tersebut sangat terbatas.
Dengan adanya kolaborasi intensif antara personel TNI dan masyarakat diharapkan pembangunan dapat rampung lebih cepat dari target yang ditentukan.
Lebih lanjut, Letkol Inf Sy Gafur Thalib menambahkan bahwa pembangunan ini bukan sekadar membangun struktur beton, melainkan memperkuat ikatan emosional antara prajurit dengan rakyat.
“Jembatan ini adalah urat nadi. Jika akses lancar, kesejahteraan ekonomi warga pasti akan meningkat. Kami, Kodim 1617/Jembrana berkomitmen untuk terus mengawal proyek ini hingga tuntas demi masyarakat Jembrana yang lebih maju,” tandasnya.
Kehadiran infrastruktur ini diharapkan menjadi simbol kekuatan gotong royong yang menjadi identitas bangsa, sekaligus menjadi warisan fungsional yang akan dinikmati oleh generasi mendatang. (Komang Tole)

