Balinetizen.com, Jembrana
Antrian kendaraan dipicu kelangkaan BBM (Bahan Bakar Minyak) di sejumlah SPBU di wilayah Kabupaten Jembrana, Bali masih terjadi. Kendaraan roda dua maupun roda empat nampak memenuhi area SPBU.
Antrian kendaraan tidak saja di dalam area SPBU, juga hingga ke jalan raya. Kendaraan yang hendak mengisi BBM pun semakin panjang dibandingkan Rabu (14/10/2026) kemarin. Antrian kendaraan dihari ketiga diketahui paling parah dibandingkan dengan hari sebelumnya.
Pantauan Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 07.00 WITA, ekor antrian kendaraan yang hendak mengisi BBM di SPBU Taman Makam Pahlawan hingga mencapai Simpang Pasar Umum Negara sejauh kurang lebih 600 meter dari lokasi SPBU.
Antrian panjang juga terjadi di SPBU Kepuh di Jalan Sudirman. Antrian warga yang hendak membeli BBM jenis Pertalite atau Pertamax mencapai 700 meter hingga Simpang Taman Makam Pahlawan.
Untuk bisa mendapatkan BBM, warga harus bahkan rela antri berjam-jam. Bahkan ada warga yang antri sejak Rabu (14/10/2026) pukul 22.00 hingga Kamis (15/10/2026) pukul 13.00 hanya untuk mendapatkan BBM.
Eja, ditemui di area Taman Makam Pahlawan, sebelah timur SPBU mengaku sudah mengantri sejak Rabu malam kemarin. Namun sampai Kamis (15/10/2026) pukul 13.00 masih tetap antri BBM.
“Saya antri mulai Rabu kemarin pukul.10.00 malam. Kendaraan tangki BBM datang sekitar pukul 13.20. ini saya lagi antri,” ujarnya, Kamis (15/10/2026) sore.
Demi BBM, Eja mengaku rela antri hingga berjam-jam dengan harapan bisa beraktivitas sehari-hari. Termasuk mengantar anak ke sekolah disebabkan BBM di dalam tangki sepeda motor miliknya sudah minim.
Sementara itu, Polres Jembrana menerjunkan sejumlah personil guna melakukan pengamanan sekaligus pengawasan sebagai langkah antisipasi dugaan oknum nakal yang memanfaatkan situasi kelangkaan BBM untuk mendapatkan keuntungan pribadi dengan modus bolak balik datang ke SPBU. (Komang Tole)

