Denden Nugraha Tewas Terseret Arus di Pantai Kedonganan, Jenazah Ditemukan Setelah 2 Hari Pencarian

0
164

 

 

Balinetizen.com, Badung

Operasi pencarian terhadap korban yang terseret arus di Pantai Kedonganan, Badung, Bali, membuahkan hasil. Tim SAR gabungan berhasil menemukan jenazah Denden Nugraha (28), Senin (2/6/2025) sore, setelah dua hari upaya pencarian intensif dilakukan.

Jenazah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 17.15 Wita, oleh seorang nelayan setempat yang melihat tubuh korban mengapung di laut. Lokasi penemuan berada pada koordinat 8°45’30″S – 115° 8’40″E, sekitar 1,5 mil laut ke arah barat dari titik awal kejadian.

Operasi SAR hari kedua dimulai sejak pagi hari.

Tim Search and Rescue Unit (SRU) Laut mengerahkan perahu karet milik Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar serta jetski milik Balawista Kuta Selatan. Penyisiran dilakukan dari Pantai Kelan dan Pantai Muaya, dengan memperhitungkan kondisi arus laut dan kecepatan angin.

“Kendala yang kami hadapi adalah gelombang tinggi dan banyaknya jaring nelayan di area pencarian,” jelas Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Wayan Juni Antara, Senin (2/6/2025).

Hal senada disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, yang turut memantau langsung di lapangan. Tim SAR juga melakukan penyisiran dari darat dengan bantuan drone serta menjalin koordinasi dengan nelayan dan masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban kemudian dibawa ke Pantai Kelan oleh tim SAR menggunakan rubber boat, dan selanjutnya dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar menggunakan ambulans Potensi SAR 115.

Operasi pencarian ini melibatkan sejumlah unsur, di antaranya, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Dit Samapta Polda Bali, Polairud Polresta Denpasar Pos Kedonganan, Balawista Kuta Selatan, Potensi SAR 115, Potensi SAR Bares, Kelompok nelayan setempat, kerabat korban, dan masyarakat.

Baca Juga :  Telah Terlindungi Secara Hukum, Kain Gringsing Telah Miliki HAKI Indikasi Geografis

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat dan wisatawan agar selalu waspada terhadap kondisi cuaca dan arus laut saat beraktivitas di pantai. Pemerintah dan aparat SAR terus mengimbau agar pengunjung pantai mematuhi rambu peringatan dan tidak berenang terlalu jauh dari tepi pantai, khususnya di tengah gelombang tinggi.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here