Balinetizen.com, Buleleng
Bak gayung bersambut, penyampaian aspirasi dari Tim 11 perwakilan tenaga Honor Daerah (Honda) se Kabupaten Buleleng ke DPRD Buleleng yang diterima langsung oleh Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna, SH diruang kerjanya pada Selasa, (4/4/2023).
Dalam hal ini, DPRD Buleleng memfasilitasi persoalan pegawai Honor Daerah untuk dapat diperhatikan dalam perekrutan tenaga ASN.
Usai menerima Tim 11 perwakilan dari tenaga Honor Daerah tersebut,
Ketua DPRD Buleleng Supriatna menegaskan pihaknya dalam hal ini Komisi I DPRD Buleleng segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mengundang BKPSDM dan Tim 11 yang merupakan perwakilan dari tenaga Honor Daerah se- Kabupaten Buleleng untuk mendapat kejelasan atas permasalahan mereka.
“Kami menindaklanjuti lewat Komisi I untuk melakukan rapat koordinasi ataupun RDP dengan para instansi terkait. Sebelum cuti bersama sudah di agendakan,“ jelasnya.
Sebelumnya Tim 11 yang merupakan perwakilan dari para tenaga honor daerah melakukan audensi dengan Ketua DPRD Kabupaten Buleleng terkait permasalahan yang mereka hadapi selama ini, untuk dapat diperhatikan dalam perekrutan. Baik sebagai CPNS maupun sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Seperti yang disampaikan Nyoman Suardana, bahwa kedatangannya kali ini untuk memohon dukungan DPRD untuk dapat difasilitasi dalam perekrutan pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Buleleng di Tahun 2023.
“Kami sudah dapat menghadap ke BKPSDM, agar tenaga Honorer yang sudah mengabdi cukup lama lebih diutamakan setiap perekrutan semua formasi yang diterapkan dari pusat. Selama ini tenaga Honor yang ada dikabupaten tidak bisa diusulkan ke pusat, dengan adanya kualifikasi yang ditentukan dari pusat yakni kualifikasi S1. Jadi kami disini yang rata-rata tamatan SMA otomatis tidak bisa ikut seleksi, sementara umur sudah bertambah dan masa kerja juga meningkat akan tetapi tidak ada perekrutan untuk setara SMA “ keluhnya.
Ditambahkan oleh suardana bahwa saat ini tenaga honorer kategori K-2 berjumlah 234 orang, namun yang berasal dari tenaga Honor daerah sebanyak 88 orang tersebar di masing-masing instansi di Kabupaten Buleleng dengan rata-rata pengabdian hapir 18 tahun. GS

