Balinetizen.com, Denpasar
Foto Wakil Ketua DPRD Bali, Diesel Astawa, ditengah sawah memberikan bantuan hibah sebesar Rp400 juta di Kabupaten Karangasem viral di media sosial.
Dalam unggahan yang beredar, bantuan tersebut dinarasikan dari anggaran APBD Provinsi Bali. Namun kalimat tersebut sangat menggelitik karena seolah olah diklaim seperti dana pribadi.
Menanggapi hal itu, Diesel Astawa memberikan klarifikasi bahwa dana hibah tersebut merupakan anggaran resmi Pemerintah Provinsi Bali yang bersumber dari APBD Provinsi Bali Tahun Anggaran 2026, bukan dari uang pribadinya.
Menurutnya, sebagai pimpinan DPRD Bali, dirinya hanya menjalankan fungsi fasilitasi terhadap aspirasi masyarakat agar dapat memperoleh bantuan hibah sesuai mekanisme yang berlaku.
“Jelas saya sebagai Wakil Ketua DPRD hanya memfasilitasi untuk masyarakat. Anggarannya berasal dari APBD Provinsi Bali Tahun 2026, bukan uang pribadi saya,” tegas Diesel Astawa, dikonfirmasi Selasa (14/7).
Ia menjelaskan, seluruh proses pengajuan hibah telah dilakukan sejak tahun 2025 sebelum akhirnya diakomodasi dalam APBD Induk Provinsi Bali Tahun 2026.
“APBD induk tahun 2026, pengajuannya sudah sejak 2025. Jadi semua melalui mekanisme dan pembahasan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Diesel menegaskan, bantuan hibah dari pemerintah daerah memang diperuntukkan bagi kelompok masyarakat, lembaga, maupun organisasi yang memenuhi persyaratan administrasi dan telah melalui proses verifikasi sesuai regulasi.
Karena itu, ia berharap masyarakat tidak salah memahami informasi yang beredar di media sosial dan tidak menganggap bantuan tersebut sebagai sumbangan pribadi pejabat.
“Yang saya lakukan adalah memfasilitasi agar aspirasi masyarakat bisa masuk dalam program hibah pemerintah. Dananya tetap berasal dari APBD Provinsi Bali,” pungkasnya.
(Jurnalis : Tri Widiyanti)

