DYouth Fest 6.0 Apresiasi Kesadaran Pengunjung Jaga Kebersihan, “Nikmati Festival, Pulang dengan Jejak Baik”

0
45

 

Balinetizen.com, Denpasar

Semangat Feel the Growth: Eco Culture tidak hanya hadir melalui berbagai pertunjukan seni, musik, dan kreativitas anak muda, tetapi juga tercermin dari meningkatnya kepedulian pengunjung dalam menjaga kebersihan selama pelaksanaan DYouth Fest 6.0.

Pemerintah Kota Denpasar menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, yang telah menunjukkan kepedulian dengan memilah sampah dan membuangnya pada tempat yang telah disediakan. Langkah sederhana tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan festival yang tidak hanya meriah, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara menyampaikan rasa bangga atas antusiasme masyarakat yang tidak hanya menikmati seluruh rangkaian acara, tetapi juga ikut menjaga kebersihan area festival.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat, khususnya anak-anak muda Kota Denpasar, yang telah menjadi bagian dari perubahan dengan memilah sampah dan membuangnya pada tempatnya. Ini menunjukkan bahwa kesadaran menjaga lingkungan semakin tumbuh. Tentu masih kami temukan beberapa sampah yang tercecer, namun secara keseluruhan kami melihat semangat gotong royong dan kepedulian yang luar biasa dari para pengunjung. Ini menjadi modal penting untuk terus membangun budaya yang lebih baik,” ujarnya.

Menurutnya, DYouth Fest melalui tema Eco Culture bukan sekadar menghadirkan hiburan, melainkan mengajak masyarakat membangun kebiasaan baru yang lebih peduli terhadap lingkungan.

“Kami ingin setiap orang datang menikmati festival, menikmati setiap cerita, karya, dan pengalaman yang dihadirkan, kemudian pulang dengan meninggalkan jejak yang baik. Jejak itu bukan berupa sampah, tetapi berupa kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti mengatakan bahwa keberhasilan sebuah festival tidak hanya diukur dari jumlah pengunjung, tetapi juga dari tumbuhnya perilaku positif yang lahir selama penyelenggaraan acara.

Baca Juga :  Wagub Cok Ace Minta Pengusaha Wisata Swing Berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi & Kabupaten Dalam Pengembangannya

“Kami mengapresiasi seluruh pengunjung yang telah mendukung semangat Eco Culture melalui tindakan nyata. Kesadaran memilah sampah dan menjaga kebersihan merupakan bagian dari pengalaman berfestival yang ingin kami bangun. Memang masih terdapat beberapa titik yang memerlukan perhatian, dan itu menjadi bahan evaluasi kami agar penyelenggaraan ke depan semakin baik,” jelasnya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Harian Bkraf Denpasar, Ari Setiya Wibawa menegaskan bahwa DYouth Fest merupakan ruang kolaborasi yang tidak hanya mengembangkan ekonomi kreatif, tetapi juga membangun budaya baru yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

“Kami percaya kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan harus berjalan beriringan. Karena itu, melalui DYouth Fest kami mengajak seluruh pengunjung untuk tidak hanya menikmati karya-karya kreatif, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan menjaga kebersihan. Festival ini akan benar-benar bermakna ketika setiap orang pulang tanpa meninggalkan sampah, melainkan meninggalkan inspirasi dan contoh baik bagi yang lain,” ungkapnya.

“Terima kasih untuk komunitas Eling Pertiwi, relawan, dan DLHK Kota Denpasar atas kolaborasinya,” tambahnya

Melalui semangat Feel the Growth: Eco Culture, DYouth Fest 6.0 ingin menegaskan bahwa sebuah festival bukan hanya menjadi ruang hiburan dan kreativitas, tetapi juga ruang pembelajaran untuk membangun kebiasaan baru. Menikmati festival, menghargai lingkungan, dan pulang dengan jejak yang baik menjadi pesan sederhana yang diharapkan terus tumbuh bersama masyarakat, menjadikan Denpasar sebagai kota kreatif yang bersih, berbudaya, dan berkelanjutan. (RED-BN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here