Balinetizen.com, Buleleng
Ratusan sopir dan petugas pengangkut sampah dengan mengendarai truck sampah kembali mendatangi gedung DPRD Buleleng. Kali ini, bukannya melakukan aksi demo penyampaian aspirasi, seperti yang dilakukannya pada jumat lalu. Namun atas undangan fraksi PDI Perjuangan DPRD Buleleng.
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Buleleng tampaknya prihatin dengan keberadaan sopir dan pengangkut sampah yang berstatus Tenaga Harian Lepas (THL) di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Buleleng diera covid-19. Terbukti pada Senin (27/7/2020) sekitar Pukul 10.00 Wita menyerahkan 285 paket sembako yang dilakukan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Buleleng yang juga Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna,SH didampingi anggota Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Buleleng di halaman belakang Gedung DPRD Buleleng.
“Sebanyak 285 paket sembako yang kami serahkan ini, merupakan hasil koordinasi para anggota Fraksi PDI-Perjuangan Kabupaten Buleleng. Dan kami dari Fraksi PDI-Perjuangan menyerahkan batuan paket sembako kepada saudara-saudara kita para sopir dan tenaga angkutan sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Buleleng, sebagai bentuk keprihatinan kami ditengah situasi Pandemi Covid-19” ungkap Supriatna.
Dihadapan para sopir dan petugas pengangkut sampah, Supriatna menyampaikan bahwa aspirasi para sopir dan tenaga pengangkut sampah yang disampaikan pada jumat lalu, telah ditindak lanjuti dengan melakukan koordinasi dengan Bupati Buleleng dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Buleleng. Dimana hasilnya, telah mendapatkan tanggapan positif dari Bupati Buleleng.”Hari kerja para sopir dan tenaga pengangkut sampah akan dikembalikan seperti semula yakni 30 hari kerja setiap bulannya. Sedangkan untuk hal-hal teknis dan hal lain seperti Jaminan Kesehatan Kerja, masih dikoordinasikan dengan pihak BPJS,” ujar Supriatna menegaskan didampingi Sukarmen anggota DPRD asal Desa Busungbiu ini.
Sementara perwakilan penerima, Gede Suardika menyampaikan rasa terimakasihnya atas bantuan sembako dari Fraksi PDI-Perjuangan. “Saya menyampaikan terimakasih atas bantuan dari DPRD Buleleng Khusunya Fraksi PDI-P, ini merupakan Bantuan yang pertama kali saya terima selama Pandemi Covid-19. Selanjutnya berharap keluhannya agar segera dapat difasilitasi dan direalisaikan.” tandasnya.
Sementara itu, terhadap pengakuan juru bicara para sopir dan petugas angkut sampah yang menyatakan baru pertama kali menerima bantuan sembako, dibantah keras oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Buleleng Aryadi Pribadi. Menurutnya bantuan sembako sudah pernah diberikan pada 22 Maret 2020 sebelum hari raya Nyepi.”Tidak benar itu, kalau baru pertama kali menerima sembako. Kami sudah pernah memberikan sembako pada 22 Maret 2020 lalu. Dan juga bantuan kesehatan lainnya berupa vitamin C dan masker.” tandasnya. GS

