Balinetizen.com, Jembrana
Jalan nasional jalur Denpasar -Gilimanuk menuju Pelabuhan Gilimanuk mulia dipadati kendaraan pemudik yang akan keluar Bali menjelang Hari Raya Idul Fitri. Selain pemudik, pelabuhan di ujung barat Pulau Bali juga dipadati kendaraan wisatawan domestik (Wisdom) yang akan menghabiskan libur panjang di Bali.
Pantauan Jumat (20/3/2026), pasca beroperasinya kembali Pelabuhan Gilimanuk setelah sempat ditutup Kamis (19/3/2026) bertepatan dengan Hari Raya Nyepi, pintu masuk Bali di ujung barat kembali ramai.
Iring-iringan kendaraan dengan plat dari luar daerah nampak mendominasi dari arah barat menuju ke timur (arah Denpasar). Diantaranya dari Jakarta, Surabaya, Bandung, Malang, Bogor dan Solo.
Beberapa wisatawan mengaku memilih Bali sebagai tujuan untuk berlibur karena dirasa lebih tenang dan nyaman.
“Ingin menikmati suasana beda. Karena banyak yang mudik, jalan-jalan juga tidak terlalu padat,” ujar Stevanus (48), wisatawan asal Surabaya yang berencana berlibur di Bali hingga 23 Maret mendatang.
Senada dengan Stevanus, Vida (52) wisatawan asal Jakarta mengaku akan berlibur di Bali selama sepekan bersama keluarganya. “Ke puncak sudah sering. Sekali-sekali liburan ke Bali, rencananya mau ke Kuta dan Ubud,” terangnya.
Kawasan Kuta, Sanur, Ubud dan Bedugul masih menjadi tujuan favorit para wisdom yang datang ke Bali. Mengantisipasi lonjakan arus kendaraan, pihak otoritas pelabuhan telah bersiaga penuh dengan mengoperasikan 33 kapal melayani lintas Ketapang-Gilimanuk. (Komang Tole)

