Hardiknas “Belajar dari Covid-19”, Emiliana Sri Wahjuni: Mari Saling Menguatkan Cerdaskan Anak Bangsa

0
1201

Foto: Anggota Komisi IV DPRD Kota Denpasar Emiliana Sri Wahjuni mengucapkan Selamat Hardiknas 2020.

Balinetizen.com, Denpasar

Peringatan Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas 2020 yang jatuh pada 2 Mei 2020 harus dilakukan di tengah-tengah pandemi virus Corona atau Covid-19 yang tentu berbeda pelaksanaannya dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Hardiknas Tahun 2020 yang mengangkat tema “Belajar dari Covid-19” juga punya makna tersendiri bagi dunia dan insan pendidikan.

“Di tengah situasi krisis dan keterbatasan, diharapkan dunia pendidikan tetap berjalan dengan baik menyiapkan masa depan gemilang anak-anak bangsa, generasi emas Indonesia,” kata Anggota Komisi IV DPRD Kota Denpasar Emiliana Sri Wahjuni, Sabtu (2/5/2020).

Sejalan dengan tema Hardiknas Tahun 2020, menurut Anggota Dewan yang membidangi pendidikan ini, banyak hal yang bisa dipelajari dan diambil hikmahnya dari pandemi Covid-19 ini khususnya di dunia pendidikan. Salah satunya adalah rasa bersyukur.

“Dalam kondisi prihatin kita besarkan jiwa anak-anak bangsa dengan belajar bersyukur. Kita ajarkan anak-anak, siswa zaman sekarang ucap syukur dengan apa yang ada di tengah kondisi krisis akibat pandemi Covid-19 ini. Syukur masih bisa sekolah walau harus belajar dari rumah,” kata Emiliana Sri Wahjuni.

Sekretaris Fraksi NasDem PSI DPRD Kota Denpasar ini juga mengapresiasi para guru, tenaga pendidik yang tetap semangat mencerdaskan anak bangsa walau di tengah kondisi serba sudah dan serba keterbatasan saat ini.

“Kita juga besarkan hati orang tua siswa agar tetap semangat mendampingi anak-anak belajar dan mendukung pendidikan anak walau memang kondisi ekonomi sedang susah,” kata ibu dari dua orang putri ini.

Tokoh perempuan yang dikenal sangat peduli pada isu-isu perlindungan dan pemberdayaan perempuan dan anak ini mengajak segenap insan pendidikan tetap menjalankan semangat menatap masa depan yang lebih baik dengan tetap mengawal proses pendidikan bagi anak bangsa.

Baca Juga :  Survei SSGI 2021, Prevalensi Stunting Balita di Bali sebesar 10,9%, Wagub Cok Ace : Segera Susun Program Percepatan Penurunan Stunting

“Percaya di ujung kegelapan pasti ada cahaya. Habis gelap terbitlah terang seperti kata Ibu Kartini. Kita masih punya kesempatan majukan anak bangsa. Mari saling menguatkan cerdaskan anak bangsa,” imbuh Emiliana Sri Wahjuni, Anggota DPRD Kota Denpasar Dapil Denpasar Selatan dari PSI (Partai Solidaritas Indonesia) ini.

Ia pun mengutip apa yang pernah disampaikan Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara bahwa “Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah. Pendidikan tak berhenti di bangunan sekolah saja, tapi juga di rumah, di jalan, dan di mana-mana.”

Pernyataan Bapak Pendidikan Indonesia itu dinilai sangat relevan dengan kondisi saat ini dimana para siswa tidak bisa belajar seperti biasa di sekolah secara tatap muka dengan para guru seperti situasi normal sebelumnya.

Melainkan kini siswa wajib belajar dari rumah, belajar secara online hingga juga mengakses pembelajaran yang disiapkan Kemendikbud yang ditayangkan/disiarkan melalui lembaga penyiaran publik seperti TVRI dan RRI.

“Jadi tetap semangat walau belajar dari rumah. Orang tua juga harus tetap aktif dan semangat mendampingi anak-anak belajar di rumah,” tutup Emiliana Sri Wahjuni. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here