Harga Telur Melambung, Diskop Badung Gelar Operasi Pasar di Seminyak

0
239

Balinetizen.com, Badung –

 

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Perdagangan Badung I Made Widiana mengatakan, pihaknya akan kembali menggelar operasi pasar khusus tabung gas LPG 3 Kg pada esok Kamis (15/6/2023) di wilayah Badung Selatan. Hal ini kata dia disebabkan masih tingginya permintaan di sejumlah wilayah tersebut kepada pihaknya.

“Sekarang sudah mulai mereda tapi Kuta Selatan masih langka karena itu, besok kita gelar lagi operasi pasar khusus gas LPG 3 kg di 4 tempat di Kuta Selatan, ini di luar agenda kemarin karena permintaan sulit mencari yang namanya gas 3 kg,” kata I Made Widiana, di Seminyak, Kecamatan Kuta, Badung, Rabu (14/6/2023).

Meski tidak ada detail rinci angka permintaan untuk tabung gas 3 kg yang dimilikinya, Widiana mengaku pihaknya banyak menerima telepon dari aparat desa khususnya di wilayah Badung Selatan untuk kembali menggelar operasi pasar tabung gas 3 kg atau biasa disebut gas melon ini.

“Permintaannya itu di 4 tempat di Jimbaran, Pecatu, Ungasan dan Benoa lagi. Benoa kan luas, perumahan paling banyak termasuk juga industri rumah tangga UMKM tinggi, itu yang menyebabkan permintaan tinggi di daerah itu,” terangnya.

Setiap titik, katanya disediakan sekitar 560 tabung dengan harga Rp18 ribu/tabung dan syaratnya masih sama katanya, yaitu membawa fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk).

Ditanya penyebab salah satu tingginya permintaan di wilayah Badung Selatan akibat usaha kecil menengah yang semakin banyak menurut Widiana, hal itu bukanlah menjadi salah satu penyebabnya.

Karena apabila mengacu pada jumlah UMKM yang terdata di SIDT (Sistem Informasi Data Tunggal) jumlah UMKM di Badung justeru menurun dari masa pandemi sekitar 40 ribu kini menjadi 25 ribu.

Baca Juga :  Pemprov Bali Tunjuk RS PTN Unud Tangani PDP dan Pasien Positif Covid-19

“UMKM tidak terlalu berpengaruh, libur 4 hari kemarin itu yang menyebabkan tidak ada distribusi dari agen ke pangkalan menyebabkan kekosongan itu sih,” tandasnya.

Meski demikian ia mengakui jika dilihat dari pariwisata, khususnya sisi kebutuhan permintaan konsumsi LPG 3 kg meningkat ada di warung rumahan atau industri rumahan.

Karena itu, pihaknya akan terus memantau ketersediaan tabung gas 3 kg khususnya di warung – warung hingga 3-4 hari ke depan.

“Kita lihat besok, kalau dalam waktu 3-4 hari di warung tersedia berarti sudah aman,” tandasnya.

 

Sumber : Kominfo Badung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here