DNA saat menunjukkan bukti laporan ke Polsek Singaraja
Balinetizen.com, Buleleng
DNA (61) beralamat di Jalan SAM Ratulangi Kelurahan Penarukan Singaraja, terpaksa melaporkan istrinya bernama Ern (45) ke Mapolsek Singaraja. Lantaran diduga istrinya itu kabur bersama Pria Idaman Lain (PIL) berinisial DPA (42) yang masih kerabat dekatnya.
“Istri saya meninggalkan rumah pada tanggal 8 Juni 2025. Setelah selama 4 hari tidak kunjung pulang kerumah, maka pada tanggal 12 Juni 2025 saya melaporkannya ke Mapolsek Singaraja dengan bukti laporan polisi Nomor : LOHa/04/VI/2025/Sektor Singaraja. Yangmana laporan ini ditindaklanjuti polisi dalam proses penyelidikan,.” ucap DNA.
Iapun mengaku sudah sejak lama nencium bau atau curiga, bahwa iatrinya itu memiliki Pria Idaman Lain (berselingkuh) dengan orang yang berinisial DPA, namun untuk membuktikannya sangat sulit.
“Gimana bisa membuktikan langsung saat berhubungan badan. Hal inilah saya belum bisa membuktikan. Namun warga sudah pada tahu tentang dugaan perselingkuhan istri saya ini,” terangnya pada Minggu (15/6/2025).
Lebih lanjut DNA memaparkan sekilas kronologis istrinya yakni Er kabur dari rumah, yang berawal dirinya itu meminta sang istri membuatkan kopi. Namun sang istri tidak mau membuatkan kopi dengan alasan capek. “Saya sebagai suami sudah sewajarnya kan meminta kepada istri untuk dibuatkan kopi. Dan oleh karena tidak mau membuatkan kopi dengan alasan capek, maka saya menyindir, ‘kalau suami menyuruh tidak mau, tapi kalau orang lain yang menyuruh kamu mau’. Ternyata sindiran ini menjadi percekcokan yang berujung ke esokan harinya tepatnya di tanggal 8 Juni 2025 istri saya pergi dari rumah, tidak tahu entah pergi kemana,” ujar DNA kepada beberapa orang awak media.
“Saya bersama kedua anak menunggu dirumah, selama seharian tidak pulang, begitu juga dihari kedua tidak juga pulang hingga dihari ke empat juga tidak kunjung pulang,” ucapnya menambahkan.
Naluri selaku suami yang menjalani kehidupan biduk rumah tangga selama 15 tahun membuat kuat dugaannya, kalau istrinya itu telah kabur bersama lelaki lain sesuai dengan dugaannya selama ini bersama DPA, artinya istrinya itu telah memiliki pria lain.
“Saat istri saya pergi dari rumah menggunakan sepeda motor listrik. Namun dia itu mengontak anak kami untuk menukarkan sepeda motor. Selanjutnya anak kami mengatakan melalui handphone bahwa ‘saya (ajiknya) sudah membaca chat wa ibu bersama lelaki lain’. Mendapat pemberitahuan seperti itu, langsung saja istri saya itu mematikan handphonenya. Sehingga saya bersama anak-anak tidak bisa lagi menghubunginya. Mungkin ganti kartu dia itu,” urai DNA.
Berangkat dari kesemuanya itu, selanjutnya pada tanggal, 12 Juni 2025 melapor ke Mapolsek Singaraja.
“Saya jadi geram sudah selama 4 hari tidak pulang kerumah. Dimana anak-anak juga menunggu dirumah. Maka saya melaporkannya ke kantor polisi sektor Singaraja. Dengan laporan orang hilang, sebagai bukti laporan polisi bernomor, Nomor : LOHa/04/VI/2025/Sektor Singaraja ,” papar DNA.
DNA juga mengungkapkan bahwa ulah istrinya yang kabur dari rumah telah diketahui oleh keluarga istrinya di Malang. Dan keluarganya juga menjadi marah atas kaburnya istri saya itu.
“Kuat dugaan saya, istri saya itu kabur ke Jawa. Dan mungkin juga ke Malang”, ucap DNA.
“Saya bersama anak-anak sangat berharap, polisi bisa secepatnya mengungkap dan menangkap kaburnya istri saya itu yang kemungkinan kabur bersama lelaki lain,” pungkasnya. GS

