Jasa Raharja Ingin Serahkan Santunan, Bupati Tamba: Pemkab. Jembrana Tanggung Beasiswa Aurel

0
366
Balinetizen.com, Jembrana
Pasca tenggelamnya kapal KMP Yunicee (29/6) malam, beberapa penumpang menjadi korban baik yang sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia juga beberapa diantaranya belum bisa diketemukan sampai saat ini. Salah satu korban yang dinyatakan selamat adalah Aurel (11) dari Kabupaten Jembrana. Sementara neneknya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sedangkan kakek, ayah dan adiknya belum ditemukan.
Peristiwa yang sangat menyedihkan itu oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba dengan cepat ditindaklanjuti dengan menghadirkan pihak PT. Jasa Raharja Cabang Bali pada Rabu(7/6). Saat pertemuan yang berlangsung di Ruang VIP, Bupati yang juga didampingi Kajari Negara, Triono Rahyudi, Pj. Sekda Jembrana I Made Budiasa dan Asisten III Setda Jembrana.
Untuk memulihkan kondisi secara psikologis terhadap kejiwaan Aurel, Bupati Tamba mengaku, perlunya pendampingan secara berkelanjutan. ā€Pasca peristiwa naas itu tentu menjadi tekanan psikis terhadap kejiwaan Aurel. Ini disebabkan saat kejadian seluruh anggota keluarganya meninggal dunia. Maka dari itu, saya berharap Aurel senantiasa mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan,ā€harapnya.
Sementara PT. Jasa Raharja yang diwakili oleh kepala Bagian operasional Cabang Bali, Lalu Saripudin mengaku, kalau selama ini musibah yang menimpa Aurel sebernya sudah menjadi perhatian pihak PT. Jasa Raharja.ā€Masalah Aurel ini sebenarnya komitmen kami sama dengan apa yang menjadi keinginan oleh pemerintah kabupaten Jembrana termasuk kita semua. Hal ini disebabkan, semua orang yang ada dalam kapal ketika mengalami musibah menjadi tanggung jawab pemerintah melalui Jasa Raharja,ā€ujarnya.
Bupati Tamba, selain memastikan terpenuhinya hak sebagai korban kecelakaan, berjanji kalau pihaknya akan memberikan beasiswa kepada Aurel.
“Kalau dilihat dari garis keturunannya itu, Aurel merupakan ahli waris dari kelurga korban. Apa yang menjadi hak-haknya itu sudah jelas. Namun demikian, untuk keberlangsungan Aurel dalam pendidikan, kami sudah sepakat untuk memberikan beasiswa kepada Aurel sampai di perguruan tinggi (S1),ā€ujarnya.
Selain beasiswa, Bupati asal desa Kaliakah ini juga mengetuk hati para pengusaha untuk dapat menerima aurel sebagai pekerja apabila selesai mengenyam pendidikannya nanti, mengingat kondisinya kini yang yatim piatu. ā€Aurel ini tentu sudah diketahui oleh seluruh rakyat Indonesia termasuk para pengusaha di Indonesia ini. Untuk itu nanti, saat Aurel lulus kuliahnya silahkan mencari kerja dan para pengusaha juga kami mohonkan agar mau membantunya,ā€harap Bupati Tamba. (RED-BN)
Baca Juga :  Kawal Pembangunan secara Kritis, Masyarakat Kintamani Bangun Koalisi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here