Balinetizen.com, Denpasar
Solidaritas Jurnalis Bali (SJB) bersama musisi reggae asal Bali, Joni Agung, menggalang dana untuk membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Aksi sosial tersebut digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Lapangan Renon, Denpasar, Minggu (23/8/2026).
Dalam aksi tersebut, sejumlah jurnalis dari berbagai organisasi yang tergabung dalam SJB berkeliling membawa kotak donasi bertuliskan “Pray For Flores”. Mereka mengajak masyarakat yang sedang beraktivitas di kawasan CFD untuk ikut menyisihkan sebagian rezekinya bagi warga NTT yang terdampak bencana.
Antusiasme masyarakat cukup tinggi. Warga yang sedang berolahraga, pedagang hingga penyandang disabilitas turut memberikan donasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Suasana penggalangan dana semakin semarak ketika Joni Agung tampil membawakan sejumlah lagu hitsnya, di antaranya “Ngalih Liang”, “Iri Ci”, dan “Berdanska”. Musisi asal Sanur itu juga mengajak masyarakat yang hadir untuk bernyanyi bersama dan berkaraoke.
Usai kegiatan, Joni Agung menyampaikan dukungannya terhadap gerakan sosial yang dilakukan berbagai elemen masyarakat Bali untuk membantu korban gempa di NTT.
Menurutnya, dukungan dari masyarakat sangat penting untuk membantu para korban bangkit dan perlahan mengatasi trauma setelah bencana.
“Jadi semua teman-teman di Bali juga sudah bergerak bersama-sama, datang (membantu),” ujar Joni.
Joni Agung juga menyoroti berbagai bencana alam yang terjadi di Indonesia, mulai dari gempa bumi hingga kebakaran hutan. Ia mengajak masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang dapat merusak lingkungan, termasuk pembakaran secara sengaja.
Ia menilai masyarakat tidak perlu saling menyalahkan ketika bencana alam terjadi. Hal yang lebih penting, kata dia, adalah membangun kesadaran untuk menjaga lingkungan dan memperkuat gotong royong ketika masyarakat menghadapi musibah.
“Yang penting kita semua menyadari, kita bekerja sama, sama-sama saling membantu, itu yang paling penting,” katanya.
Joni juga mengingatkan masyarakat agar tidak memandang perbedaan daerah maupun latar belakang ketika memberikan bantuan kepada korban bencana.
Menurutnya, masyarakat di berbagai wilayah Indonesia merupakan saudara sebangsa yang harus saling membantu ketika menghadapi musibah.
“Kalau teman-teman saudara kita ada musibah, kita saling bahu-membahu membantu semua,” pesannya.
Joni Agung selama ini dikenal aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Ia bahkan kerap bersedia tampil tanpa bayaran dalam kegiatan amal.
Selain bermusik, Joni juga aktif melalui yayasan Temanmu Peduli Bangsa yang bergerak dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan.
Saat ini, bersama sejumlah pihak, ia juga terlibat dalam kegiatan pemantauan dan pelestarian mangrove serta membuka donasi untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Jadi semuanya kerja saling kolaborasi,” tandasnya.
Aksi penggalangan dana bersama SJB di CFD Renon tersebut menjadi bagian dari gerakan solidaritas masyarakat Bali untuk membantu khususnya keluarga para jurnalis yang terdampak gempa NTT.
Dukungan dan donasi dari masyarakat diharapkan dapat meringankan beban para korban sekaligus membantu proses pemulihan pascabencana.(rls)

