Bali Jadi Pusat Pertemuan Pengusaha Dunia, 1.400 Delegasi FGBMFI dari 47 Negara Hadir

0
36

Balinetizen.com, Badung

Sebanyak 1.400 delegasi dari 47 negara akan berkumpul di Nusa Dua, Bali, dalam ajang Full Gospel Business Men’s Fellowship International (FGBMFI) World Convention 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai Rabu (12/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini sekaligus menjadi momentum perayaan 50th Jubilee FGBMFI.

FGBMFI World Convention 2026 mengusung tema “One Fire, One Vision for Acceleration”. Pertemuan internasional tersebut menjadi momentum bagi FGBMFI untuk kembali menyalakan semangat pelayanan, menyatukan visi, serta mempercepat pergerakan para pelaku bisnis dan profesional di berbagai negara.

International President Full Gospel, Fransis Owuso, mengatakan penyelenggaraan konvensi di Bali juga menjadi bagian dari upaya membangun citra positif dan berkelanjutan bagi para pengusaha dan profesional yang hadir dari berbagai belahan dunia.

Menurutnya, kehadiran delegasi internasional tidak hanya memperkuat jejaring global FGBMFI, tetapi juga memberikan dampak positif bagi Bali sebagai tuan rumah melalui berbagai aktivitas dan pengalaman yang dijalani para peserta selama berada di Pulau Dewata.

“Para delegasi memiliki beragam latar belakang dan profesi. Namun ketika hadir di Bali, yang ada hanya satu visi bersama yakni menyalakan semangat pelayanan dalam berbagai bidang kehidupan dan kemanusiaan,” ujar Fransis Owuso di Nusa Dua, Bali, Selasa (11/8/2026).

Fransis menegaskan, kedatangan para delegasi ke Bali tidak membawa misi dari gereja tertentu. Para peserta FGBMFI berasal dari berbagai gereja dan memiliki latar belakang yang beragam.

Karena itu, menurutnya, FGBMFI harus dapat hadir untuk semua bangsa dan seluruh umat manusia tanpa terkecuali.

“FGBMFI harus hadir untuk semua bangsa, semua umat manusia tanpa kecuali. FGBMFI juga harus mampu menjadi solusi bersama bagi semua umat manusia yang sedang mengembara di dunia dengan berbagai persoalan kehidupan masing-masing,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Sanjaya didampingi Wabup Dirga dan Jajaran Forkopimda Sambut Kunjungan Menteri Kebudayaan RI di Kabupaten Tabanan

Ia berharap pertemuan internasional tersebut tidak hanya menjadi ajang pertemuan para anggota FGBMFI, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan pelayanan lintas negara.

Ketua Umum World Convention Bali 2026, Len Wijaya, mengatakan rangkaian kegiatan FGBMFI World Convention 2026 akan menghadirkan sejumlah pembicara dan pengisi acara dari berbagai latar belakang.

Di antaranya Romo Koko, pastor Katolik yang telah berkeliling dunia, Ps. Juan Mogi selaku gembala senior GBI Gilgal Jakarta, Ps. Rubin Adi Abraham yang merupakan Ketua Sinode GBI sekaligus gembala sidang GBI Mekarwangi Bandung.

Selain itu, hadir pula Ps. Harliem Salim dari GKI yang juga menjadi koordinator FGBMFI seluruh Asia Pacific, Ps. Lito Samsriwi dari Care City Church Jakarta, serta Ps. Timotius Arifin yang telah dikenal di Bali.

Dari kalangan bisnis, sejumlah pemateri juga akan hadir, di antaranya Batara Sianturi, CEO Citibank, serta Anthony Putihrai dari Tamara Corporation dan sejumlah tokoh lainnya.

Len mengatakan FGBMFI memiliki perhatian terhadap pengembangan anggotanya secara utuh, tidak hanya dalam kehidupan rohani, tetapi juga keluarga, pekerjaan, hingga kehidupan bermasyarakat.

“FGBMFI memiliki perhatian pada pengembangan anggotanya secara utuh, baik dalam kehidupan rohani, keluarga, pekerjaan, maupun kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Melalui pendekatan marketplace, lanjut Len, organisasi tersebut mendorong para anggotanya untuk membawa nilai-nilai iman, etika, integritas, dan kepemimpinan ke dalam profesi serta lingkungan tempat mereka berada.

National President Full Gospel Indonesia, Dalie Sutanto, mengatakan para delegasi juga memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan kemanusiaan, termasuk bidang karitatif, pendidikan, serta situasi terkini yang terjadi di berbagai negara.

Ketika disinggung mengenai persoalan bangsa Indonesia, Dalie menegaskan bahwa para delegasi FGBMFI tidak terjun ke ranah politik.

Baca Juga :  Rapat Paripurna V, Sampaikan LKPJ 2022 dan Dua Ranperda

Namun, secara khusus, delegasi Indonesia memiliki agenda untuk mendoakan keselamatan dan kesejahteraan bangsa Indonesia.

“Sudah ada agenda khusus untuk mendoakan bangsa Indonesia. Itu dilaksanakan tiap hari yang sudah ditentukan,” ujarnya.

Dengan berkumpulnya 1.400 delegasi dari 47 negara di Nusa Dua, FGBMFI World Convention 2026 diharapkan tidak hanya menjadi momentum perayaan 50 tahun perjalanan organisasi, tetapi juga memperkuat jejaring bisnis dan profesional internasional sekaligus membawa pesan persatuan, pelayanan, integritas, dan kemanusiaan dari Bali untuk dunia. (Rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here