Balinetizen.com, Denpasar –
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., memproyeksikan terjadi peningkatan arus kendaraan dan penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, khususnya di wilayah Bali.
Kenaikan diperkirakan mencapai 7 hingga 10 persen dibandingkan hari biasa maupun periode Nataru tahun sebelumnya.
Kakorlantas menyebutkan, peningkatan tersebut mencakup kendaraan penumpang maupun kendaraan barang, yang secara akumulatif menunjukkan tren kenaikan sekitar 10 persen. Kondisi ini menjadi perhatian serius Polri dalam menyiapkan strategi pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Lilin.
“Berdasarkan paparan terakhir, secara kumulatif ada peningkatan sekitar 10 persen, baik kendaraan penumpang maupun kendaraan barang,” ujar Kakorlantas, Rabu (17/12/2025).
Ia menjelaskan, kepadatan lalu lintas di Bali diperkirakan mulai terasa sejak 20 Desember hingga 2 Januari, dengan beberapa puncak arus yang diprediksi terjadi lebih awal, termasuk menjelang 24 Desember, terutama di pelabuhan penyeberangan dan jalur-jalur wisata.
Selain jalur utama, Polri juga memberi perhatian khusus pada jalan alternatif, kawasan wisata, serta lokasi ibadah seperti gereja yang diperkirakan mengalami lonjakan aktivitas masyarakat, tidak hanya di Pulau Jawa tetapi juga di wilayah luar Jawa, termasuk Bali.
Dalam Operasi Lilin, Polri telah menyiapkan sejumlah skenario cara bertindak, mulai dari pengelolaan dan rekayasa lalu lintas, pengalihan arus (contraflow), hingga penanganan kondisi darurat. Langkah antisipatif juga disiapkan untuk menghadapi potensi gangguan alam seperti longsor maupun cuaca ekstrem.
“Jika terjadi kondisi darurat, misalnya ombak besar yang menyebabkan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk tidak dapat beroperasi, kami sudah menyiapkan langkah-langkah emergency, termasuk penyiapan rest area dan kantong parkir untuk kendaraan,” jelasnya.
Kakorlantas menambahkan, koordinasi dengan ASDP Ketapang telah dilakukan, mengingat peningkatan kendaraan barang juga tercatat mencapai sekitar 10 persen. Seluruh skenario darurat telah dipertajam agar respons di lapangan dapat dilakukan secara cepat dan terukur.
Polri berharap kondisi cuaca selama periode Nataru bersahabat sehingga mobilitas masyarakat dapat berjalan aman dan lancar. Pengelolaan jalan tol dan jalur utama di Bali juga menjadi fokus untuk memastikan arus lalu lintas tetap terkendali di tengah lonjakan volume kendaraan.
(Jurnalis : Tri Widiyanti)

