Kapolres Jembrana Ajak Seluruh Komponen Masyarakat Bersinergi Dalam Memberantas Narkoba, Korupsi, dan Terorisme

0
345

 

Balinetizen.com, Jembrana 

Untuk pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, mengajak seluruh komponen masyarakat Kabupaten Jembrana untuk bersinergi secara bersama-sama dalam memberantas narkoba, korupsi, dan terorisme.

Hal ini disampaikan Kapolres dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Kabupaten Jembrana Tahun 2021 di Gedung Auditorium Kab. Jembrana, Kamis (2/12/2021).

Rakor bertemakan “Bersinergi Bersama Berantas Narkoba, Korupsi dan Terorisme Untuk Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul di Kabupaten Jembrana” dalam rangka mengantisipasi perkembangan dan perubahan global yang sangat cepat, tidak terduga dan banyak faktor yang sulit untuk dikontrol serta kebenaran dan realitas menjadi sangat subyektif.

Kapolres Jembrana dalam materi paparannya selaku narasumber terkait bersinergi bersama berantas narkoba untuk pembangunan SDM unggul di Kab. Jembrana menyampaikan bahwa situasi wilayah hukum Polres Jembrana sampai saat dalam keadaan aman terkendali, terutama dalam hal penanganan Covid-19.

“Mari kita bersama-sama menjaga anak didik kita di sekolah dengan prokes yang ketat” harap Kapolres

Terkait narkoba, Kapolres menjelaskan bahwa narkoba menjadi perhatian nasional. Dan semua pihak harus secara bersama-sama melakukan antisipasi. Terlebih semua kalangan berpotensi menjadi sasaran narkoba dan tidak mengenal usia, gender.maupun status.

“Malapetaka apabila kita kehilangan generasi penerus. Tidak ada harapan apabila generasi penerus kita terkena narkoba” tandasnya.

Narkoba ini digadang-gadang memang menjadikan faktor bisnis yang menggiurkan. Ini bisa terjadi apabila masih adanya sikap acuh tak acuh dari masyarakat di lingkungan sekitar. Sementara pemberantasan narkoba menggunakan dana yang besar. Kemajuan Iptek (ada dampak positif dan negatif) dimanfaatkan oleh sindikat.

Tempat peredaran yang riskan diantaranya Lapas, pasar-pasar, bahkan ke desa-desa. Modus operandi peredaran narkoba dimodifikasi menjadi permen sehingga menarik sehingga juga menjadi dampak laka lantas. Bahkan pemerasan, teror dan penggabungan tindak pidana.

Baca Juga :  Presiden Joko Widodo Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Wajo

Untuk itu dalam penanggulangannya, Kapolres mengajak semua pihak termasuk para guru sehingga ada ketahanan diri dari rongrongan negatif dari luar,.

“Mulai dari anak didik di sekolah dan tingkat desa, mari katakan tidak terhadap narkoba” tandsnya.

Selaku nara sumber lainnya diantaranya, Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf. Hasrifuddin Haruna dan Kajari Jembrana diwakili Kasi Pidsus Kejari Jembrana I Gusti Ngurah Arya Surya Diatmika.

Kegiatan Rakor juga dihadiri disaksikan para Kepala SMA, SMK, MAN se-Kabupaten Jembrana, Kepala SMP/MTs se-Jembrana dan Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Kabupaten Jembrana. (Komang Tole)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here