
Balinetizen.com, Denpasar-
Pasar bursa berjangka khususnya untuk perdagangan emas kini menjadi primadona para pebisnis muda ataupun kaum millenial dengan usia dibawah 40 tahun, dianjurkan memilih perusahaan investasi yang sudah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappepti) serta hindari penawaran pengelolaan Investasi yang tidak membebankan biaya komisi.
Hal tersebut mengemuka saat temu diskusi Dirut Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) Stephanus Paulus Lumintang dengan kaum millenial yang cukup sukses dibidangnya seperti Lisa Ayu Wintari (Selebgram), Drg. Ayu Nindy (Entrepreneur) dan Rian The Massive (Musisi) yang dipandu oleh Prajnametta yang juga pimpinan PT KontakPerkasa Futures Bali, Jum’at (2/4/2021) lalu.
Banyak topik pertanyaan mengalir seputar tata kelola melakukan trading Bursa berjangka secara aman dan benar, mulai dari kesiapan mental terhadap suatu resiko atas suatu putusan hingga pemilihan wakil pialang yang sepatutnya memberikan edukasi, pertimbangan dan analisa secara komprehensif pada setiap pengambilan keputusan.
“Lakukan sesuai aturan, disiplin dan ketajaman analisa berfikir dengan bantuan teknologi mutakhir dan tidak boleh memberikan username dan password kepada siapapun,” kata Paulus.
Menurutnya, Perdagangan trading bursa berjangka diyakini menjadi tren bisnis anak-anak muda diseluruh dunia tak terkecuali di Indonesia kini tumbuh dengan cepat perdagangan bursa berjangka terutama perdagangan emas yang menjadi primadonanya.
Hal tersebut terlihat dari maraknya transaksi untuk Locogold (emas) di PT KontakPerkasa Futures Bali yang sejak awal tahun lalu khususnya selama wabah COVID-19 melanda, indeks harga emas terus merangkak naik.
“Terpenting adalah melakukan transaksi pada perusahaan pialang berjangka yang terdaftar secara resmi di Bappepti agar investasi yang dilakukan aman dan terpercaya,” pungkas Paulus.
Pewarta : Hidayat
