Komang Bagiarsa Dilaporkan Hilang, Ditemukan Menjadi Mayat Diduga Tertimpa Pohon dan Batu

0
323
Kuat dugaan, diperkirakan korban pada saat pergi untuk mencari bambu dan pohon bunut ditebing dengan menarik batang pohon bunut yang ada batu besar.

Balinetizen.com, Buleleng-

 

Komang Bagiarsa (30) beralamat Banjar Dinas Kanginan Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali dilaporkan hilang dan saat ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia, posisi kepala dibawah dengan luka lebam diwajah dan diperkirakan tertimpa batu maupun pohon.

Kronologis kejadian, berawal pada Rabu, 22 Juli 2020 sekitar Pukul 15.00 Wita sikorban pamit dengan keluarganya untuk mencari bambu dikebun. Namun hingga Pukul 18.00 Wita korban Komang Bagiarsa tidak kunjung datang atau pulang, kemudian pihak keluarganya bersama Bhabinkamtibmas dan aparat Desa Bontihing melakukan pencarian dilokasi kebun miliknya hingga ke tebing perkebunan. Pencarian dilakukan sampai Pukul 02.00 Wita dini hari tidak juga diketemukan. Akhirnya pihak keluarga korban dan aparat desa melanjutkan pencarian pada Kamis (23/7/2020). Dan pada Pukul 06.30 Wita korban ditemukan dipinggir jurang kebun milik warga Desa Pakisan. Kuat dugaan, diperkirakan korban pada saat pergi untuk mencari bambu dan pohon bunut ditebing dengan menarik batang pohon bunut yang ada batu besar. Kemudian terjatuh dengan posisi terjerembab lalu meninggal dunia. Dari kejadian tersebut, korban Komang Bagiarsa mengalami luka – luka cidera kepala di bagian muka sampai hidung dengan muka lebam, lecet dikaki sebelah kanan akibat tertimpa pohon bunut dan batu.
Dengan ditemukannya korban, selanjutnya pihak keluarga dalam hal ini kakak korban Made Wastika bersama dengan warga lainnya membawa korban pulang kerumahnya dan dilakukan pemeriksaan oleh bidan serta petugas Puskesmas Pembantu Gede Angkasa. Usai pemeriksaan dinyatakan korban meninggal dunia, akibat dari cidera kepala berat dan retak pada hidung korban.

Kasubag Humas Pokres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya, SH seijin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa,S.I.K,M.H mengatakan bahwa atas kejadian tersebut, orang tua korban Wayan Suberata menyatakan menerima dengan ikhlas atas musibah yang dialami anaknya.”Orang tua korban telah membuat surat pernyataan, menerima dengan ikhlas atas kematian anaknya,” tandasnya.

Baca Juga :  Tim Gabungan Tangkap Penyelundup Sabu-Sabu di Bandara Ngurah Rai

 

Editor : SUT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here