Laka di Pekutatan, Pengendara Motor Meninggal Dunia

0
194

Ilustrasi

Balinetizen.com, Jembrana (Metrobali.com)-

Kecelakaan lalulintas di jalan nasional Denpasar-Gilimanuk memakan korban. Seorang pengendara motor meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di depan Indomaret di Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Senin (27/2/2023)

Korban Ni Putu Diani Putri (24) dari Desa Pekutatan meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Umum (RSU) Negara.

Dari informasi kecelakaan terjadi di kilometer 69-70, Banjar Pasar, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan sekitar pukul 18.45 Wita. Sebelum kejadian mobil Daihatsu Xenia DK-1352-IH yang dikemudikan I Made Chandra Baratha (39) dari Badung bergerak dari arah Denpasar (timur) ke barat.

Tiba di TKP dengan cuaca hujan gerimis, mobil berbelok ke kanan hendak masuk ke parkiran toko. Disaat bersamaan, dari arah berlawanan (barat) datang sepeda motor Honda Grand DK 6354 WH yang dikendarai Ni Putu Diani Putri bergerak pada jalurnya dan terjadi tabrakan.

Dari peristiwa itu pengendara motor terpental ke kanan dan diduga terbentur roda truk tidak dikenal yang melintas dibelakang mobil xenia. Sementara itu dua penumpang motor yakni Ni Komang Suwiti (49) dan Putu Gede Prastika Darma (5) jatuh kesisi kiri jalan.

Dari kejadian itu pengendara motor mengalami luka robek pada dagu, hidung keluar darah, lebam pada mata sebelah kiri, luka robek pada dagu, gigi depan atas patah tiga, kedua tulang paha patah dan juga patah tulang pelvis.

Pengendara motor sempat mendapat perawatan di Puskesmas I Pekutatan dan selanjutnya dirujuk ke RSU Negara. Namun korban meninggal saat perjalanan menuju ke RSU Negara. Sedangkan kedua penumpang sepeda motor dalam kondisi selamat. I Putu Gede Prastika menderita luka pada dahi kiri, dan Ni Komang Suwiti menderita lecet pada lutut kiri.

Baca Juga :  GTPP Kota Denpasar Lakukan Rapid Test Kepada 208 Orang Operator dan Crew Kapal Fast Boat

“Korban tiba di RSU Negara sudah dalam kondisi meninggal dunia. Tadi hasil visum sudah keluar. Kedua tulang paha patah dan juga patah tulang pelvis” ujar Direktur RSU Negara dr Ni Putu Eka Indrawati.

Kasatlantas Polres Jembrana AKP Aan Saputra, Rabu (1/3/2023), membenarkan kejadian laka yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia itu. (Komang Tole)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here