Balinetizen.com, Jembrana
Dua kendaraan truk Mitsubishi Canter Truck Drop Side W-8078-QF dan truk Hino Tronton B-8296-UEY terlibat adu jangkrik di wilayah hukum Polsek Pekutatan.
Lakalantas maut tersebut tepatnya terjadi di jalan nasional jalur Denpasar – Gilimanuk KM 70-71, Banjar Ledok, Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 12.45 WITA.
Dari informasi peristiwa tersebut berawal dari kendaraan Mitsubishi Canter Truck Drop Side W-8078-QF dengan sopir Wahyu DF (24) dari Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur bergerak dari arah barat (Gilimanuk) menuju ke arah timur (Denpasar). Selian sopir, juga terdapat dua orang penumpang yakni Rico W (31) dari Banyuwangi dan Adetya YF (30) dari Kediri, Jawa Timur.
Memasuki tempat kejadian tepatnya setelah Masjid Nurul Islam, diduga sopir mengantuk, tiba-tiba truk masuk jalur kanan dan menabrak truk Hino BT WG Tronton B-8296-UEY.
Truk Hino yang bergerak dari arah berlawanan dari informasi sempat berhenti karena sopir telah melakukan pengereman sebelum peristiwa mengerikan tersebut terjadi.
Dari kejadian tersebut truk Mitsubishi Canter Truck Drop Side W-8078-QF ringsek dibagian depan dengan kaca depan pecah. Sopir truk, Wahyu DF mengalami patah tulang bahu sebelah kiri. Sedangkan penumpang truk Rico W patah tulang kaki kiri dan Adetya YF mengalami patah pada kedua kaki.
Sementara sopir truk Hino BT WG Tronton B-8296-UEY, Arif Triono (43) dan penumpang Ahmad (44) dari Kabupaten Karawang, Jawa Barat dalam kondisi selamat. Sedangkan truk Tronton mengalami pecah pada kaca depan dan bemper depan penyok.
Adanya kecelakaan melibatkan dua truk dibenarkan Kapolsek Pekutatan, Kompol Benyamin Nikijuluw.
Menurutnya, lakalantas tersebut telah ditangani oleh Unit Gakum Laka Lantas Polres Jembrana. “Kedua kendaraan sekitar pukul 14.00 telah dilakukan evakuasi. Korban luka telah di rujuk ke RSU Negara, ujarnya, Kamis (24/9/2026). (Komang Tole)

