Lepas Penerbangan Terakhir ke Tiongkok, Wagub Cok Ace Tegaskan Tak Ada Kesan Usir Wisatawan

0
376
Foto: Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) bersama instansi terkait saat melepas dan meninjau langsung penerbangan terakhir menuju Tiongkok dari Bandara Ngurah Rai, Rabu (5/2/2020).

Balinetizen.com, Denpasar  –

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) melepas dan meninjau langsung penerbangan terakhir menuju China (Tiongkok) dari Bandara Ngurah Rai, Rabu (5/2/2020) pukul 00.30 WITA.

Penerbangan ini menggunakan maskapai China Southern dengan nomor penerbangan CZ 2626 menuju Guangzhou. Wagub didampingi jajaran Dirjen Kementerian Perhubungan dan PT Angkasa Pura I.

Seperti diketahui terdapat 164 penerbangan dari Pulau Dewata menuju kawasan China secara yang akan dihentikan sementara waktu dampak dari adanya virus corona.

Seluruh penerbangan yang menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan seluruh destinasi di China Daratan akan dibatalkan mulai Rabu, 5 Februari 2020 Pukul 00.00 WIB.

Terkait kedatangannya meninjau langsung penerbangan terakhir menuju Tiongkok, Wagub Cok Ace menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali ingin membuat kesan baik pada wisatawan terutama wisatawan Tiongkok.

“Agar tidak ada kesan kami ‘mengusir’ mereka (wisatawan Tiongkok, red) karena kebijakan pemerintah. Kita juga menunjukkan rasa empati dan berharap virus ini lekas teratasi di Tiongkok,” tegas Cok Ace lantas mengaku bersyukur tidak ada terindikasi positif corona di Bali dan Indonesia secara umum.

Di sisi lain ada kebijakan kompensasi perpanjangan visa bagi Warga Negara Tiongkok yang memperpanjang masa tinggal di Bali, sesuai arahan pemerintah pusat.

“WNA dipersilahkan perpanjang masa tinggal selama penerbangan ditutup. Banyak WNA sehat yang ingin perpanjang masa libur di Bali, dan tidak masalah,” pungkas Cok Ace.

Direktur Keamanan Penerbangan Kementerian Perhubungan Mohammad Alwi mengungkapkan Organsiasi Kesehatan Dunia atau WHO (World Health Organization)sudah mengumumkan perihal penyebran corona dan ada 24 negara yang terjangkit.

“Kami harapkan Pemerintah Daerah bersama-sama melakukan langkah preventif untuk mencegah penyebaran virus masuk ke Indonesia, terutama Bali,” kata Alwi.

Baca Juga :  Ny. Sagung Antari Jaya Negara Panen Sayur, Lele  Serta Penanaman Bibit Sayuran  dan Demonstrasi Pengolahan Ikan dan Sayuran

Sementara itu jangka waktu 5 hari, hingga tangg5 Februari 2020, diberikan sebagai tenggang waktu WNA untuk kembali ke negaranya sebelum penerbangan ditutup sementara.

“Semua maskapai sudah sepakat dan belum ada permintaan penerbangan khusus sekama penerbangan ditutup sementara,” tandas Alwi.

Pewarta : Widana
Editor : Whraspati Radha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here