
Balinetizen.com, Buleleng-
LSM Genus Buleleng dibawah komando Antonius Sanjaya Kiabeni bersama elemen mahasiswa Buleleng, pada Senin, (22/3/2021) mendatangi gedung DDRD Buleleng yang diterima Wakil Ketua 1 DPRD Buleleng Susila Umbara, guna menyampaikan Pernyataan Sikap.
Ketua LSM Genus Buleleng Antonius Sanjaya Kiabeni mengatakan bahwa menyikapi masalah PD Bank Buleleng 45 yang sedang digugat di Pengadilan Negeri Singaraja dengan Nomor Perkara 93/Pdt.G/2021/PN.Sgr dan masalah korupsi yang pernah dialami oleh Bank Buleleng yang dilakukan pegawainya sendiri. Dimana perkaranya di Tipikor Denpasar dan telah diputus serta terbukti pegwainya itu melakukan tindak pidana korupsi secara berkelanjutan, dipidana sesuai dengan putusan Nomor 16/Pid.Sus-TPK/2018/PN.Dps.
“Berdasarkan fakta-fakta tersebut, kami memandang perlu untuk menyatakan sikap sebagai berikut, 1. Kami LSM GENUS Buleleng bersama elemen mahasiswa Buleleng mendesak DPRD Buleleng dengan segera membentuk Pansus untuk menyelesaikan masalah yang sedang membelit di PD Bank Buleleng 45 sampai tuntas.
2. Mendesak pimpinan DPRD Buleleng untuk membuat rekomendasi yang isinya ‘menyegarkan’ manajemen PD Bank Buleleng 45, sehingga terbentuk manajemen yang baru, yang bersih, kredibel, transparan, dan akuntabel.
3. Menghormqti proses hukum yang sedang berproses di Pengadilan Negeri Singaraja dengan tidak adanya interpensi dari siapa saja.” ucap Antonius Sanjaya Kiabeni.
Menurutnya LSM Gema Nusantara (Genus) Buleleng bersama aliansi mahasiswa dari Fakultas Hukum Undiksha, dan beberapa fakultas yang lain ke DPRD Buleleng dalam rangka menyampaikan aspirasi terkait persoalan atau perkara kasus Bank Buleleng 45, yang menjadi milik masyarakat Buleleng harus dijaga. Artinya manajemen Bank Buleleng ini pengelolaannya supaya bagus. Sehingga tidak lagi muncul dikemudian hari kasus-kasus seperti ini.
“Masyarakat luas, khususnya masyarakat Buleleng agar tetap tenang karena Bank Buleleng ini tetap eksis. Kasus yang melanda Bank ini akan menjawab perbaikan manajemen Bank Buleleng 45 untuk kedepannya lebih baik sesuai dengan harapan masyarakat Buleleng. Dan pimpinan DPRD Buleleng sudah menyampaikan agar kami bersurat, dan besok kami bersurat. Selanjutnya pada kamis mendatang kami harapkan pertemuannya lebih baik lagi.” tandas Antonius Sanjaya Kiabeni.
Terhadap pernyataan sikap dari LSM GENUS Buleleng bersama elemen mahasiswa Buleleng ini, Wakil Ketua 1 DPRD Buleleng Susila Umbara mengatakan dari LSM GENUS Buleleng bersama beberapa mahasiswa Buleleng ingin menyampaikan aspirasi tentang Bank Buleleng 45. Tapi dalam hal ini harus didiskusikan dulu. Mungkin selama ini adik-adik mahasiswa itu belum mengetahui secara jelas duduk permasalahan atau persoalan Bank Buleleng.
“Mereka itu ingin bertemu dengan manajemen Bank Buleleng. Kami menyarankan untuk bersurat ke DPRD Buleleng dan kita akan fasilitasi keinginan mereka itu untuk bertemu dengan Bank Buleleng.” ungkap Susila Umbara
“Jadi tujuannya ke DPRD Buleleng menyampaikan pernyataan sikap yang berkaitan dengan masalah yang ada di Bank Buleleng. Harapan saya, agar masyarakat tahulah persoalan Bank Buleleng itu. Mari kita jaga bersama-sama karena Bank Buleleng itu adalah Bank kita sendiri, sehingga kepercayaan masyarakat tidak turun terhadap bank kita.” pungkasnya. GS
Editor : Mahatma Tantra
