Mahasiswa IMK KKN Di Desa Sari Mekar, Gelar “Green Action Day” Wujudkan Desa Hijau Dan Bersih

0
340

 

Balinetizen.com, Buleleng

Sebagai bentuk aksi nyata menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan, mahasiswa Institut Mpu Kuturan (IMK) Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sari Mekar dengan menggelar program kerja utama yang bertemakan “Green Action Day” di Monumen Sapta Yudha Abdi Pertiwi, Desa Sari Mekar, Kecamatan Buleleng, pada Minggu (2/11/2025) pagi.

Acara dimulai dengan aksi bersih-bersih secara gotong royong oleh mahasiswa KKN, Staf Desa, perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Karang Taruna.

Setelah area monumen bersih dan tertata, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman belasan tanaman hias yang ditata mengelilingi kawasan monumen.

Penanaman ini bertujuan memperindah area publik dan sekaligus menjadi langkah konkret dalam mewujudkan desa yang lebih hijau serta asri.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan lingkungan, mahasiswa KKN juga menyerahkan dua pot tanaman hias yang akan ditempatkan di depan Pura Desa bersebelahan dengan balai desa. Selain itu, mereka turut menyumbangkan dua bak sampah serta mendirikan plang edukasi bertema pengelolaan sampah di sekitar monumen.

Plang tersebut berisi pesan edukatif mengenai lamanya waktu sampah terurai di alam, mulai dari yang membutuhkan 20 tahun, 200 tahun, hingga 500 tahun, bahkan sterefoam yang tidak dapat terurai sama sekali. Melalui plang ini, mahasiswa berharap masyarakat semakin sadar akan dampak sampah terhadap lingkungan dan terdorong untuk mengelola sampah dengan lebih bijak.

Koordinator KKN Desa Sari Mekar, Kadek Sugiarta, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program utama bertema Green Action Day yang diharapkan dapat memberi dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat di Desa.

“Kami menjalankan proker utama Go Green dengan melakukan pembersihan, penanaman pohon dan menyumbangkan tempat sampah. Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi langkah kecil yang membawa perubahan untuk Desa Sari Mekar, agar lebih asri, lebih bersih dan lebih baik untuk kedepannya,” ujarnya.

Baca Juga :  Musrenbang Kecamatan Kuta Utara Direncanakan Jalan Shortcut dari Tibubeneng Menuju Pererenan

Sementara itu, Ni Luh Made Fitri Yudiastuti, salah satu staf desa yang mewakili Perbekel Sari Mekar, mengapresiasi atas inisiatif dan kepedulian mahasiswa untuk desa.

“Kami dari Pemerintah Desa Sari Mekar mengucapkan terima kasih atas antusiasisme adik-adik mahasiswa. Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi masyarakat dan lingkungan, sejalan dengan program pemerintah dalam penanganan sampah berbasis sumber. Harapan kami, ke depan tidak ada lagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan,” ucapnya.

Dukungan serupa juga datang dari Ngurah Widya, warga Desa Sari Mekar yang juga anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang turut hadir dalam kegiatan ini. Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat nyata, tetapi juga menjadi contoh positif bagi masyarakat.

“Saya sangat berterimakasih atas sumbangan bak sampah, sumbangan tanaman dan edukasi membuang sampah jangan sembarangan. Inilah harapan tyang sebagai BPD, astungkara desa jadi lebih bersih, asri dan masyarakat disadarkan untuk membuang sampah pada tempatnya,” terang Widya

Melalui Green Action Day, mahasiswa KKN Desa Sari Mekar berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus tumbuh dan menjadi kebiasaan berkelanjutan di tengah masyarakat.

Melalui gerakan kecil ini dapat menjadi awal bagi terwujudnya Desa Sari Mekar yang lebih hijau, bersih, dan lestari. (Bn/rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here