Balinetizen.com, Buleleng
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Singaraja, menggelar kegiatan Try Out bagi para calon advokat peserta Ujian Profesi Advokat (UPA) setelah sebelumnya mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) di Kampus Institut Mpu Kuturan (IMK) Singaraja.
Try Out yang diselenggarakan pada Sabtu (14/6/2025) diKampus IMK Singaraja ini, merupakan bagian dari rangkaian program persiapan DPC Peradi Singaraja untuk mendukung suksesnya UPA yang kali pertama dilaksanakan di Singaraja pada 28 Juni 2025 mendatang. Yangmana Try Out ini bertujuan untuk memberikan simulasi kepada para peserta mengenai pelaksanaan UPA yang sesungguhnya. Artinya melalui try out ini, para peserta mendapatkan pengalaman langsung dalam menjawab soal-soal ujian dengan format yang sama, bak ujian resmi.
Ketua DPC Peradi Singaraja, Kadek Doni Riana, SH.,MH mengatakan pelaksanaan try out ini, merupakan salah satu wujud komitmen DPC Peradi Singaraja dalam mencetak advokat yang berkualitas dan profesional untuk nantinya telah siap bersaing di dunia hukum.

“UPA ini untuk kali pertama dilaksanakan di Singaraja oleh DPC Peradi Singaraja. Sehingga pihak kami, melakukan persiapan yang matang bagi setiap calon peserta. Dan kami nantinya bisa menilai sejauh mana pemahaman yang diterima oleh para peserta UPA setelah sebelumnya mengikuti pelaksanaan PKPA,” terangnya.
Lebih lanjut Doni Riana mengungkapkan bahwa dari pengamatannya saat try out, diakui para peserta telah menunjukan keseriusannya dalam menyiapkan dirinya menjelang mengikuti UPA. Artinya tingkat keseriusan dari para peserta terlihat sangat baik,” ucap Doni Riana uang akrab disapa KDR ini.
“Kalau dilihat dari keseriusan para peserta, kami meyakini dengan adanya try out ini akan mantap menghadapi UPA. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, kami berharap juga kepada para calon advokat dapat lolos ujian dan menjadi advokat profesional yang menjunjung tinggi etika profesi,” pungkasnya.
Pada sisi lain, pelaksanaan Tri Out UPA yang digelar di IMK, mendapat apresiasi dari Dosen Dharma Satra IMK, Bayu Anggara. Ia berharap kerjasama IMK dengan DPC Peradi Singaraja dapat dilakukan secara berkelanjutan.
“Try out ini boleh dikatakan merupakan tindak lanjut kerja sama yang dilakukan antara IMK dengan DPC Peradi Singaraja. Semoga kedepan kegiatan ini bisa berlanjut untuk meningkatkan SDM Hukum di Buleleng. Disamping itu pula, kerjasama dengan DPC Peradi Singaraja sebagai implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi,” tandas Bayu Anggara.
Sementara itu pengakuan dari para peserta, bahwa sangat terbantukan mengikuti try out. Dimana dari simulasi tersebut memberikan gambaran nyata tentang tingkat kesulitan ujian dan bagaimana strategi yang perlu diterapkan nantinya,” ujarnya. GS

