Monumen Perjuangan di Jembrana Banyak Kurang Terurus

0
301
anggota DPRD Provinsi Bali Dapil Jembrana, IGA Diah Werdhi Srikandi WS.
Balinetizen.com, Jembrana-
Monumen Perjuangan di Kabupaten Jembrana kondisinya sangat memprihatinkan. Ada belasan Monumen Perjuangan tersebar di Kabupaten Jembrana dari ujung timur sampai ujung barat.
Selain kurang terurus karena ditumbuhi tanaman liar, pengetahuan para generasi muda tentang sejarah dan keberadaan monumen juga masih sangat terbatas.
Kondisi ini sangat disayangkan anggota DPRD Provinsi Bali Dapil Jembrana, IGA Diah Werdhi Srikandi WS.
Ketua Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) Bali ini telah mengecek belasan monumen tersebut. Dan selanjutnya ia berinisiatif memprogramkan sosialisasi monumen perjuangan kemerdekaan RI yang ada di Jembrana.
Karena menurutnya masih banyak generasi muda yang belum mengetahui keberadaan 18 Monumen Perjuangan yang tersebar dari Gilimanuk sampai Pekutatan.
Dari 18 monumen itu disebutnya separuh lebih kondisi monumen kurang terurus. Bahkan beberapa ada yang sampai tumbuh tanaman liar. “Ini perlu kita gugah paling tidak mengetahui dan peduli terhadap monumen perjuangan. Kami menggandeng LVRI Jembrana untuk mensosialisasikan ini.  Kita awali di Kecamatan Mendoyo,” ujar Diah Srikandi, Minggu (28/8/2022).
Sosialisasi dilaksanakan di Museum PNI Penyaringan dengan melibatkan Kepala SMA dan SMK, OSIS, Sekaa Teruna Teruni serta Perbekel di Kecamatan Mendoyo.
Menurutnya di Kecamatan Mendoyo terdapat dua Monumen Perjuangan, yakni di Kekurahan Tegalcangkring dan di Desa Yehembang Kangin. “Ini akan menjadi program kontinyu di tiap kecamatan. Kami ingin agar generasi muda, terutama di wilayah monumen ada kepedulian. Minimal aksi nyata membersihkan areal” harapnya.
Pada bulan September, bertepatan dengan world clean up day, pihaknya akan menggugah dan mengajak generasi muda untuk melakukan aksi bersih Monumen Perjuangan. (Komang Tole)
Baca Juga :  Perpanjang KBM Dirumah, Kelulusan Siswa SD dan SMP Ditentukan Nilai Lima Semester Terakhir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here