Motor Ditinggal di Jembatan Tukad Bangkung, Pemilik Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Jembatan

0
572

Balinetizen.com, Badung-

Peristiwa tragis kembali terjadi di Jembatan Tukad Bangkung, perbatasan antara Banjar Pelaga dan Belok/Sidan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Seorang pria diduga melakukan bunuh diri dengan cara melompat dari atas jembatan tersebut pada Kamis (25/9/2025) pagi.

Korban diketahui bernama I Gede Pande Megantara, warga Banjar Dalem, Desa Angantaka, Kecamatan Abiansemal, Badung. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di bawah jembatan sekitar pukul 07.56 WITA oleh tim gabungan Polsek Petang, Koramil 1611-06 Petang, dan masyarakat setempat.

Informasi awal diterima oleh anggota Polsek Petang sekitar pukul 06.00 WITA setelah masyarakat melaporkan adanya sepeda motor Yamaha NMAX dengan nomor polisi DK 3017 FDU yang terparkir di atas Jembatan Tukad Bangkung. Di atas motor tersebut ditemukan helm berwarna putih, sedangkan posisi sadel motor masih terkunci.

Setelah dilakukan pengecekan, diketahui pemilik sepeda motor adalah I Gede Pande Megantara. Keluarga korban mengonfirmasi bahwa ia meninggalkan rumah pada pukul 01.00 WITA dini hari.

Polsek Petang bersama anggota Koramil 1611-06 Petang kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi. Pencarian dilanjutkan dengan menuruni area di bawah jembatan.

Sekitar pukul 07.45 WITA, tim gabungan bersama warga setempat memulai pencarian intensif, hingga akhirnya korban ditemukan meninggal dunia di sisi utara bawah jembatan.

Dugaan sementara, korban sengaja mengakhiri hidupnya dengan melompat dari jembatan. Hingga saat ini, motif pasti belum diketahui. Namun, aparat memperkirakan korban tengah menghadapi masalah pribadi, baik di rumah tangga, pekerjaan, maupun hubungan asmara.

Jembatan Tukad Bangkung sendiri dikenal sebagai salah satu lokasi yang kerap dijadikan tempat percobaan bunuh diri, mengingat ketinggiannya dan lokasinya yang relatif jauh dari permukiman. Selain itu, pemasangan pagar pengaman di sisi jembatan saat ini baru mencapai 45 persen dan belum sepenuhnya tertutup, sehingga masih memungkinkan terjadinya aksi serupa.

Baca Juga :  Tatib dan PP Gagalkan Keinginan Partai Hanura

Polsek Petang telah melakukan langkah-langkah penanganan dan merekomendasikan agar Pemerintah Kabupaten Badung bersama Pemerintah Desa Pelaga dan Belok/Sidan melakukan kajian khusus terhadap pengamanan Jembatan Tukad Bangkung. Diharapkan ada penempatan petugas patroli di area jembatan hingga pagar pengaman selesai dipasang sepenuhnya.

Selain itu, pemerintah daerah diminta untuk segera memfasilitasi pemasangan CCTV di area jembatan untuk memantau situasi secara real time.

(Jurnalis; Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here