Balinetizen.com, Denpasar
Optimalisasi kebijakan program One Village One Nurse (OVON) merupakan suatu upaya pelaksanaan kesehatan masyarakat yang menekankan pada upaya promotif dan preventif, mengurangi angka stunting yang sangat tinggi di Indonesia, meningkatkan kapasitas tenaga keperawatan, serta memberdayakan tenaga lulusan perawat.
“Diharapkan program OVON dapat mengurangi masalah kesehatan di seluruh desa di Indonesia. Kita coba melakukan integrasi dari sumber daya yang ada di desa dengan kebijakan pemerintah pusat. Kemudian kita berupaya secara konsisten untuk melakukan pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif,” kata I Gusti Ngurah Ketut Sukadarma, S.Kp.,M.Kes., Ketua Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Bali disela-sela Munas X PPNI di Grand Inna Bali Beach, Sanur Denpasar, Rabu (20/10/2021).
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat PPNI, Harif Fadhillah dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa MUNAS X PPNI mengangkat tema “Perawat Bersama Rakyat menuju Indonesia Hebat”. Tema ini diangkat untuk menekankan peranan perawat dalam menjaga dan meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat dan andilnya dalam pencapaian tujuan pembangunan kesehatan serta pencapaian visi Sumber Daya Manusia Indonesia yang Unggul. kali ini dilaksanakan pada tanggal 20-23 Oktober 2021 dan berlokasi di Hotel Grand Inna Bali Beach.
Kegiatan MUNAS X PPNI ini bertujuan agar tercapainya kesepakatan nasional tentang arah pergerakan dan kebijakan PPNI sebagai panduan organisasi PPNI ke depan mengantisipasi dinamika kehidupan profesi perawat di Indonesia.
Hadir dalam Munas tersebut, Perwakilan utusan Dewan Pengurus Pusat, Majelis Kehormatan Etik Keperawatan, Dewan Pertimbangan DPP, 34 DPW Provinsi di seluruh Indonesia, 514 DPD PPNI Kabupaten/Kota, 25 Ikatan/ Himpunan Pusat PPNI, Kolegium Keperawatan, serta utusan dari 4 DPLN PPNI. (hd)
