Nelayan Merah Putih Tahap I, Satgas Dikerahkan Percepat Operasional

0
58

Ket  Foto :   KKP rampungkan 65 Kampung Nelayan Merah Putih Tahap I, Satgas dikerahkan percepat operasional. (Dok. Istimewa)

Balinetizen.com, Jakarta

 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menuntaskan pembangunan 65 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahap pertama hingga akhir April 2026. Pencapaian tersebut memperkuat langkah pemerintah dalam membangun ekosistem perikanan terpadu yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Ketua Tim Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan KNMP Tahap I dan II, Trian Yunanda, menegaskan seluruh pekerjaan konstruksi telah selesai sepenuhnya. “Kami melaporkan bahwa pekerjaan konstruksi KNMP Tahap 1 pada 65 lokasi telah selesai sepenuhnya 100% per akhir April 2026,” ujar Trian kepada awak media pada Sabtu (2/5/2026).

KKP juga menerbitkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 20 Tahun 2026 tentang Satgas Operasionalisasi KNMP. Kebijakan tersebut memberikan landasan kuat untuk memastikan pengelolaan berjalan lebih terarah, sistematis, efektif, dan efisien sesuai sasaran pembangunan nasional.

Program KNMP dirancang untuk mendorong swasembada pangan nasional melalui penguatan sektor kelautan dan perikanan. Inisiatif tersebut juga berperan sebagai penggerak ekonomi biru, pencipta lapangan kerja, pemerataan ekonomi, serta pengentasan kemiskinan di wilayah pesisir.

KKP memastikan seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat nelayan. “Kami pastikan seluruh fasilitas dapat segera berfungsi secara optimal. Selanjutnya Satgas akan memastikan kesiapan operasionalisasi KNMP dapat berjalan efektif,” ungkap Trian.

Dalam kesempatan tersebut, Trian menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penyelesaian di sejumlah lokasi. Tantangan geografis wilayah pesisir yang terpencil serta berbagai dinamika lapangan menjadi faktor utama yang memengaruhi jadwal pembangunan.

Selain itu, proses pembangunan menghadapi kendala berupa klaim lahan dan kondisi cuaca ekstrem yang berlangsung hingga awal 2026. Situasi tersebut menuntut penyesuaian strategi pelaksanaan agar proyek tetap dapat diselesaikan dengan kualitas optimal.

Baca Juga :  Satgas Covid Desa Sumerta Kelod Amankan 3 Orang, Diduga Anggota Geng Motor

Trian menegaskan komitmen KKP untuk mengawal pembangunan tahap berikutnya secara lebih ketat. “Kami memohon maaf atas keterlambatan penyelesaian, dan akan melakukan pemantauan ketat terhadap pelaksanaan penyelesaian KNMP Tahap 2 di 35 lokasi lainnya,” ujar Trian.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menekankan pentingnya kualitas dalam setiap pembangunan fasilitas KNMP. Berbagai sarana seperti pabrik es, gudang beku, sentra kuliner, bengkel kapal, serta kios perbekalan nelayan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir secara signifikan.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here