Balinetizen.com, Denpasar –
Aksi pencurian helm milik pengunjung di kawasan wisata Bali kembali terjadi. Kali ini, sebuah helm yang dilengkapi dengan alat pelacak canggih, Apple AirTag, raib digondol maling saat pemiliknya asyik menonton konser musik di Area Parkir Jalan Pantai Merta Sari, Sanur Kauh, Denpasar Selatan.
​Peristiwa yang menimpa seorang perempuan berinisial MJN (25) asal Sumatra Utara ini terjadi pada Sabtu, 6 Juni 2026 malam. Berkat teknologi pelacak tersebut, polisi berhasil mengamankan seorang terduga penadah.
​Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika korban bersama dua temannya tiba di Pantai Merta Sari sekira pukul 21.20 WITA untuk menikmati konser musik.
Korban kemudian memarkirkan sepeda motornya dan meletakkan helm merek MDS warna kuning miliknya di atas spion—sebuah kebiasaan parkir yang kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan dengan modus “mengambil dengan mudah”.
​”Sekitar jam 22.20 WITA, korban sempat mengecek aplikasi Find My di ponselnya dan melihat indikator AirTag yang terpasang di helmnya bergerak menjauh dari posisi semula. Namun, awalnya korban mengira hal itu hanya error sistem biasa, sehingga sempat dihiraukan,” ujar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.
​Kecurigaan korban baru terbukti benar saat ia kembali mengecek aplikasi pada pukul 22.40 WITA. Posisi AirTag menunjukkan bahwa helm tersebut sudah berada jauh di luar area parkir.
​Korban pun segera mendatangi lokasi parkir dan sempat bertanya kepada petugas jaga. Karena petugas tidak melihat adanya aktivitas mencurigakan, korban yang mengalami kerugian total sebesar Rp750.000—meliputi harga helm Rp300.000 dan AirTag Rp450.000—langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Denpasar Selatan (Densel).
​Berdasarkan laporan korban dan pelacakan titik koordinat GPS dari AirTag yang masih aktif, tim opsnal Polsek Denpasar Selatan bergerak cepat melakukan penyelidikan.
​Polisi akhirnya berhasil mengamankan seorang pria paruh baya berinisial PJ (43) asal Madura.
Hingga saat ini, PJ diduga kuat berperan sebagai penadah barang hasil curian tersebut. Pasalnya saat proses pencarian helm ditemukan di rumahnya di kawasan Monang Maning, terungkap banyak sekali helm tanpa pemilik yang di simpan di sebuah kamar.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak Polsek Denpasar Selatan.
(Jurnalis : Tri Widiyanti)

