Olah TKP Kasus WNA Tewas di Badung, Polisi Temukan Sejumlah Petunjuk Penting

0
249

Balinetizen.com, Badung –

 

Kasus tewasnya warga negara asing (WNA) asal Belanda berinisial RP (49) di kawasan Kerobokan, Kuta Utara, Badung, mengungkap fakta mengejutkan. Korban diduga menjadi sasaran penganiayaan brutal oleh orang tak dikenal.

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah villa di wilayah Banjar Anyar Kelod, Kerobokan, pada Senin malam (23/3/2026) sekitar pukul 22.00 WITA dan langsung menghebohkan warga sekitar.

Menindaklanjuti kejadian itu, jajaran kepolisian bergerak cepat. Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba, S.H., S.I.K., M.H. bersama tim Satreskrim Polres Badung dan Polsek Kuta Utara langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Selasa (24/3/2026).

Dari hasil olah TKP dan keterangan awal saksi, terungkap bahwa korban diserang oleh dua orang pelaku yang datang menggunakan sepeda motor matic warna hitam.

Kejadian bermula saat korban bersama seorang saksi perempuan keluar dari villa. Saat berada di depan Villa No. 1, keduanya melihat dua pria dengan gerak-gerik mencurigakan yang sempat berbalik arah.

Tak lama kemudian, kedua pelaku diduga langsung melancarkan aksi penyerangan menggunakan senjata tajam. Serangan berlangsung cepat dan brutal.

Saksi yang panik sempat melarikan diri karena ikut dikejar salah satu pelaku. Dalam kondisi gelap, saksi bersembunyi dan menyaksikan korban terus diserang hingga terkapar bersimbah darah.

“Korban mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh, antara lain leher, wajah, lengan kiri, bahu kiri, dan punggung akibat senjata tajam,” ungkap Kapolres.

Setelah pelaku melarikan diri, korban sempat dievakuasi ke RS BIMC dalam kondisi tidak sadarkan diri. Tim medis telah melakukan tindakan darurat berupa resusitasi jantung, namun nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 23.29 WITA.

Baca Juga :  Indonesia Promosi Praktik Baik Blue Economi di KTT AIS Forum 2023

Kapolres Badung AKBP Joseph menegaskan bahwa pihaknya telah mengantongi sejumlah petunjuk penting dari hasil olah TKP, termasuk keterangan saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi.

“Kami telah melakukan olah TKP secara menyeluruh, memeriksa saksi-saksi, serta menelusuri rekaman CCTV. Saat ini tim masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku yang terlibat,” tegasnya.

Ia juga memastikan bahwa kasus ini menjadi prioritas dan akan diungkap secepatnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor jika memiliki informasi yang dapat membantu pengungkapan kasus tersebut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian Polres Badung masih terus melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap motif di balik penganiayaan brutal yang menewaskan WNA tersebut.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here