Pastikan Pemerintah Gerak Cepat, Bupati Kembang Tinjau Lokasi Terdampak Bencana Alam

0
277

Balinetizen.com, Jembrana

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan mengecek langsung beberapa titik terdampak bencana alam di wilayah Jembrana pada Minggu (1/6)

Hujan deras pada hari sebelumnya mengakibatkan beberapa wilayah terendam banjir serta senderan jebol. Bahkan jembatan penghubung Banjar Yeh buah menuju Pangkung Kwa dan Banjar Tembles di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, putus akibat tingginya volume air.

Kembang saat meninjau didampingi I Wayan Sudiarta Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penata Ruang , Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) Jembrana Kepala Prlaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana I Putu Agus Artana Putra.

“Mendapat informasi saya turun melihat langsung sejauh mana dampak bencana , serta memastikan bantuan dan penanganan darurat berjalan dengan baik,” ucap Bupati Kembang, Minggu (1/6/2025)

Peninjauan diawali dari Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, dimana jembatan penghubung antar Banjar Yehbuah menuju Pangkung Kwa dan Banjar Tembles putus. Kondisi ini mengakibatkan terganggunya aktivitas warga dan arus transportasi dari banjar penghubung.

Peninjauan dilanjutkan ke jembatan Bilukpoh penghubung jalan utama jalur Denpasar – Gilimanuk di Kelurahan Tegalcangkring. Kemudian Senderan Sungai Jero Pengentuh dan Senderan sungai di Banjar Anyar di Desa Batu Agung, Kecamatan Jenbrana.

Bupati Kembang ingin memastikan semua mitigasi bencana berjalan baik . Termasuk menginstruksikan kepada Kalaksa BPBD Jembrana agar intens memantau potensi bencana di seluruh wilayah Jembrana . Kemudian dengan cepat mendata infrastruktur yang rusak akibat bencana alam.

“Kita cek apakah ada infrastruktur yang rusak berat karena bencana sehingga bisa dengan cepat dicarikan solusinya ,” jelasnya .
Setelah meninjau lokasi, Bupati Kembang juga menyerahkan bantuan kepada warga terdampak banjir. Bantuan paket sembako diberikan secara simbolis oleh Bupati Kembang kepada perwakilan warga terdampak bencana di Kelurahan Sangkaragung, Kecamatan Jembrana.

Baca Juga :  Ini Pidato Lengkap Gubernur Koster dan Wagub Cok. Ace Dalam Tiga Tahun Kepemimpinannya di Bali

Sementara Kepala Dinas (Kadis) PUPRPKP Jembrana, I Wayan Sudiarta menjelaskan setelah pengecekan menentukan mana infrastruktur yang menjadi kewenangan kabupaten dan yang mana kewenangan balai maupun dari pusat.

“Kkami meninjau beberapa tempat, dan yang mana saja kewenangan kabupaten dan yang menjadi kewenangan balai atau pusat. yang pertama itu di jembatan yang putus di Banjar Yehbuah, Desa Penyaringan. Itu menjadi kewenangan Kabupaten. Sudah kami hitung, dan mudah-mudahan tahun ini bisa diperbaiki,” ucapnya

Lebih lanjut, Wayan Sudiarta  menjelaskan, perbaikan yang menjadi kewenangan balai atau pusat ada tiga lokasi. “Ditiga tempat, yang pertama di Bilukpoh, itu adalah kewenangan Balai Jalan Nasional dan Balai Wilayah Sungai Bali Penida, itu nanti akan mendampingi Bapak Bupati untuk kordinasi Ke Balai untuk peninggian jembatan dan juga penanganan yang jebol. Termasuk senderan yang ada di tukad Banjar Anyar dan juga di tukad jero pengentuh itu juga menjadi kewenangan Balai Wilayah Sungai, karena ini senderan sungai yang jebol, “pungkasnya. (Humas Jembrana)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here