Balinetizen.com,Denpasar-
Untuk mematuhi instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkaitan dengan pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) dan surat edaran Gubernur Bali, I Wayan Koster yang juga menghimbau agar kegiatan keramaian hiburan dan kegiatan yang melibatkan massa agar ditiadakan atau dibatasi maka Kantor Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Bali dan Nusa Tenggara yang sedianya direncanakan digelar Selasa (17/3) dibatalkan.
“Diskusi yang akan dihadiri para pemangku kepentingan serta menghadirkan anggota DPD RI, I Made Mangku Pastika dengan tema menemukan permasalahan lingkungan di Provinsi Bali khususnya kondisi danau-danau di Bali dengan ini kami batalkan,” kata Kepala Pusat Kantor Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Bali dan Nusa Tenggara, Drs. Rijaluuzzaman kepada Metrobali.com, Selasa (17/3/2020).
Menurutnya, Pihaknya berinisiatif untuk melakukan pembahasan lebih lanjut mengenai langkah tindak penyelamatan Danau di Bali, “Bahkan Bupati Bangli, I Made Gianyar juga berkenan untuk ikut hadir karena beliau merasa berkepentingan dengan hal tersebut,” tambahnya.
Rijauuzzaman menyampaikan bahwa pihaknya memberikan apresiasi kepada semua pihak yang memberikan dukungan terhadap permasalahan lingkungan di Bali tersebut.
Seluruh staf dan pegawai kantor dianjurkan untuk bekerja dari rumah secara online, namun untuk pejabat struktural dilakukan sistim piket secara bergiliran.
“Pagi ini pula kami melakukan penyemprotan cairan disinfektan secara menyeluruh disetiap sudut ruang dan halaman kantor setelah pada Sabtu (14/3) lalu kami juga telah melakukan penyemprotan untuk mengantisipasi berkembangnya nyamuk demam berdarah,” pungkasnya.
Pewarta : Hidayat
Editor : Whraspati Radha

