Penemuan Mayat Tanpa Identitas Di Perairan Tejakula, Ternyata Pelajar SD 1 Bantang, Kintamani

0
5092

 

Balinetizen.com, Buleleng

Setelah beredar informasi penemuan mayat tanpa identitas di perairan laut Desa Tejakula pada Kamis (20/5/2021) sekitar Pukul 04.30 Wita, selanjutnya, pada Kamis, (20/5/2021) sekitar Pukul 17.30 Wita datang seseorang yang mengaku sebagai orang tua dari orang yang ditemukan meninggal tenggelam di perairan laut Tejakula, tepatnya di pantai Kapal Banjar Dinas Sukadarma, Desa/Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng.

Identitas yang mengaku orang tua korban tenggelam tersebut, bernama Ketut Kartu berusia 47 tahun, beralamt di Banjar Dinas Panti, Desa Bantang, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.

Dalam pengakuannya kepada pihak kepolisian, Ketut Kartu memberikan keterangan bahwa Identitas korban bernama Kadek S berusia 15 tahun seorang pelajar Kelas VI SD 1 Bantang, beralamat di Banjar Dinas Panti, Desa Bantang, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.

“Menurut keterangan orang tua korban. Bahwa pada Kamis, 19 Mei 2021 sekitar Pukul 16.00 Wita, korban bersama kakaknya sudah tidak ada di rumah. Biasanya Jam 22.00 Wita sudah pulang ke rumah. Namun sampai keesokan paginya kedua anaknya belum pulang” jelas Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya,SH seijin Kapolres Buleleng.

Setelah kedua anaknya itu seharian tidak kunjung kabar betita, selanjutnya pada Kamis, 20 Mei 2021 sekitar Pukul 15.00 Wita mendapat informasi dari keponakannya bernama Wayan Ariana. Disebutkan bahwa fitemukan orang meninggal tenggelam di pantai Desa Tejakula mirip dengan wajah anaknya.

Mendapat informasi ini, dan oleh karena anaknya juga tidak kunjung pulang dari kemarin sore, maka Ketut Kartu (mengaku orang tua korban) bersama Wayan Ariana didampingi Kadus Panti Desa Bantang, Putu Alit Susena serta 2 orang lainnya mencari kebenaran informasi tersebut. Sekitar Pukul 16.00 Wita sesampai di Pantai Kapal Banjar Dinas Sukadarma, Desa Tejakula, bertemu dengan anak sulungnya bernama Putu Sukrayasa. Dan menerangkan bahwa pada Rabu, 19 Mei 2021 sekitar Pukul 21.00 Wita benar kakak k0rban dan korban sempat diajak berenang di Pantai Kapal bersama 2 orang temannya. Namun korban tenggelam tidak dapat diselamatkan oleh teman-temannya.

Baca Juga :  Wabup Sanjaya Memotivasi Atlit Judo Tabanan

“Korban merupakan anak ke 2. Dengan didampingi Kadus Dusun Panti Desa Bantang, Kecamatan Kintamani ya g bersangkutan bisa memastikan dan mengenali korban tersebut merupakan anaknya.” ucap Sumarjaya.

“Sementara hasil koordinasi dengan pihak RSUD Buleleng,.dr. Clarisa menyampaikan bahwa prosedur dari RSUD Buleleng pada hari ini dari pihak keluarga belum dikasi ijin untuk mengecek dan mengurus proses pengambilan jenasah dan diarahkan untuk mengurus besok pagi,” pungkasnya. GS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here