Penerbangan ke Timur Tengah Dibatalkan, Maskapai Siapkan Hotel untuk Penumpang di Bali

0
408

 

 

 

Balinetizen.com, Badung

Konflik bersenjata yang terjadi di kawasan Timur Tengah berdampak langsung pada operasional penerbangan internasional dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Sejumlah maskapai membatalkan penerbangan menuju Timur Tengah, menyebabkan ribuan penumpang terdampak. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, pihak maskapai menyiapkan sejumlah hotel sebagai akomodasi sementara bagi penumpang.

Pembatalan penerbangan terjadi sebagai imbas penutupan dan pembatasan wilayah udara di beberapa negara Timur Tengah akibat eskalasi perang. Akibatnya, jadwal penerbangan dari Bali menuju sejumlah kota tujuan utama di kawasan tersebut tidak dapat dilayani sesuai rencana.

Ribuan penumpang yang didominasi warga negara asing (WNA) terdampak pembatalan penerbangan ini. Para penumpang terlihat menunggu kepastian keberangkatan di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, sementara pihak maskapai dan otoritas bandara melakukan penanganan secara bertahap.

Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, menyampaikan bahwa aparat kepolisian turut melakukan pengamanan dan monitoring guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

“Personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai bersinergi dengan stakeholder terkait untuk melakukan pengamanan, patroli, serta memberikan imbauan kamtibmas kepada penumpang. Hingga saat ini situasi di bandara terpantau aman dan kondusif,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).

Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, sejumlah penerbangan internasional yang berstatus batal (cancel) antara lain:
Etihad Airways EY-477 rute Bali–Abu Dhabi dengan total 291 penumpang.
Qatar Airways QR-963 rute Bali–Doha dengan total 240 penumpang.
Emirates EK369 rute Denpasar–Dubai dengan total 509 penumpang.
Selain itu, Emirates EK399 rute Denpasar–Dubai dan Qatar Airways QR-961 rute Denpasar–Doha juga dibatalkan, dengan pemberitahuan lebih awal melalui email kepada penumpang.

Sebagai bentuk pelayanan kepada penumpang terdampak, maskapai menyiapkan sejumlah hotel di wilayah Badung dan Denpasar. Penumpang Emirates diarahkan ke Golden Tulip, Pullman, Ibis Kuta, serta Ibis Denpasar.

Baca Juga :  Kadinkes: Mahasiswi Di Aceh Lumpuh Usai Vaksin Diduga Psikosomatis

Sementara itu, penumpang Etihad ditempatkan di Harris Sunset Road dan Platinum Hotel. Untuk penumpang Qatar Airways, sebagian memilih menunggu di bandara dan sebagian lainnya mencari akomodasi secara mandiri, dengan tetap mendapatkan kompensasi dari maskapai.
Opsi Refund dan Penjadwalan Ulang
Pihak maskapai juga memberikan opsi pengembalian dana (refund) atau penjadwalan ulang penerbangan (reschedule) bagi seluruh penumpang yang terdampak pembatalan. Kebijakan tersebut disesuaikan dengan ketentuan masing-masing maskapai penerbangan.
Meski terjadi pembatalan sejumlah penerbangan internasional, situasi keamanan dan ketertiban di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dilaporkan tetap terkendali.

Polres Kawasan Bandara Ngurah Rai memastikan akan terus melakukan pengamanan dan monitoring untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memastikan pelayanan kepada masyarakat dan penumpang berjalan optimal.

(Jurnalisn: Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here